INDOZONE.ID - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyampaikan permintaan maaf terkait gambar lambang negara, Garuda Pancasila yang salah dalam memperingati Hari Lahir Pancasila.
Permintaan maaf itu disampaikan BRIN dalam akun X resmi @brin_indonesia pada Minggu Senin (1/6/2026).
"BRIN Indonesia menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas kesalahan dalam tayangan konten peringatan Hari Lahir Pancasila yang telah kami bagikan," tulis BRIN, dilihat Indozone, Selasa (2/6/2026).
Kasus ini bermula setelah BRIN mengunggah gambar Garuda Pancasila yang tidak sesuai dengan ketentuan. Netizen menyoroti kesalahan desain tersebut dan menduga dibuat menggunakan AI atau kecerdasan buatan.
Baca juga: Tekad Kepala BRIN yang Baru Arif Satria: Riset Jadi Motor Ekonomi Nasional
Salah satu hal yang paling disorot publik adalah ketidaksesuaian jumlah bulu pada lambang Garuda pada desain tersebut. Pada gambar pertama yang diunggah BRIN, jumlah bulu pada sayap tidak berjumlah 17 helai, bulu ekor tidak berjumlah 8 helai, dan bulu pada leher juga tidak sesuai dengan jumlah 45 helai sebagaimana yang menjadi simbol tanggal Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, yakni 17 Agustus 1945.
Padahal, jumlah bulu pada setiap bagian tubuh Garuda Pancasila memiliki makna filosofis yang sangat penting karena merepresentasikan tanggal, bulan, dan tahun kemerdekaan Indonesia. Ketidaktepatan pada detail tersebut kemudian memicu perhatian dan kritik dari masyarakat.
Panen kritik dari netizen, BRIN kemudian menghapus konten tersebut dan mengunggah desain baru sesuai ketentuan UUD 1945. Setelahnya, BRIN juga menyampaikan permintaan maaf kepada publik atas kesalahan tersebut.
Lebih lanjut, BRIN menyebut kesalahan ini akan jadi pelajaran ke depan dan berhati-hati dalam menyebarkan konten.
"Hal ini menjadi pelajaran bagi kami untuk lebih teliti, cermat, dan berhati-hati dalam proses pembuatan serta penyebaran konten di masa mendatang," tulis BRIN.
"Sebagai bentuk tanggung jawab dan evaluasi internal, konten tersebut telah kami perbaiki," tambah akun tersebut.
Di akhir pernyataannya, BRIN mengucapkan terima kasih kepada publik yang telah memberi masukan dan mengoreksi hasil kerja lembaga negara.
Baca juga: Rektor IPB Arif Satria Dilantik Presiden Prabowo Sebagai Kepala BRIN
"Kami menghaturkan terima kasih atas perhatian, masukan, dan kontrol dari seluruh lapisan masyarakat kepada BRIN," pungkas BRIN.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: X