Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Minggu, 31 MEI 2026 • 16:30 WIB

Bukan Cuma Anak Sekolah, Kelompok Rentan Ini Jadi Sasaran Utama Program Makan Bergizi Gratis

Bukan Cuma Anak Sekolah, Kelompok Rentan Ini Jadi Sasaran Utama Program Makan Bergizi GratisWakil Kepala BGN, Sony Sonjaya. (Press Release)

INDOZONE.ID - ​Pemerintah tengah gencar mematangkan persiapan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di seluruh wilayah Indonesia. Namun, hingga saat ini masih terdapat miskonsepsi di tengah masyarakat maupun pihak pelaksana mengenai siapa sebenarnya yang paling berhak menerima manfaat dari program berskala nasional tersebut.

​Banyak pihak mengira bahwa program ini hanya ditujukan bagi para siswa di institusi pendidikan. Menanggapi hal tersebut, Badan Gizi Nasional (BGN) langsung memberikan klarifikasi resmi guna meluruskan persepsi yang beredar di lapangan agar implementasi kebijakan tidak salah sasaran.

​Secara tegas, BGN menyatakan bahwa fokus utama dari pemberian makanan bergizi ini justru menyasar kelompok masyarakat yang paling membutuhkan intervensi nutrisi. Mereka adalah ibu hamil, ibu menyusui, serta anak berusia di bawah lima tahun (balita) yang tersebar di berbagai daerah.

Baca juga: Prabowo Genjot Reformasi Pendidikan dan MBG, Fokus pada SDM dan Pemerataan Ekonomi

​​Langkah pembenaran informasi ini gencar dilakukan oleh Wakil Kepala BGN, Sony Sonjaya, saat memimpin agenda konsolidasi program MBG di sejumlah daerah. Pertemuan tersebut sengaja digelar guna menyamakan frekuensi dan langkah kerja antara Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), yayasan, mitra pelaksana, hingga Kepala Satuan Tugas MBG di tingkat kabupaten dan kota.

​Dalam evaluasinya, Sony menemukan adanya kekeliruan pemahaman dari beberapa yayasan dan mitra kerja di daerah. Masih banyak yang beranggapan bahwa program ini hanya berpusat pada pemenuhan nutrisi anak sekolah, sehingga mereka terburu-buru melakukan kerja sama dengan pihak institusi pendidikan.

​Kekeliruan tersebut ditengarai muncul karena adopsi istilah school meal yang diterjemahkan mentah-mentah sebagai program makan khusus siswa. Akibatnya, esensi mendasar mengenai prioritas utama yang telah dirancang oleh pemerintah pusat sempat terabaikan di tingkat akar rumput.

​​Pemerintah menitikberatkan program ini pada fase krusial pertumbuhan manusia, yaitu masa-masa awal pembentukan masa depan anak. Pemberian asupan gizi yang optimal pada periode emas ini dinilai jauh lebih mendesak untuk menyelamatkan generasi penerus bangsa dari ancaman masalah kekurangan gizi akut.

​Narasi mengenai pentingnya menjaga arah program ini disampaikan langsung secara lugas oleh pihak BGN demi memastikan seluruh jajaran pelaksana memiliki komitmen yang sama.

​“Pada setiap kesempatan konsolidasi program MBG di berbagai daerah, saya selalu menekankan bahwa tujuan utama program ini adalah memberikan asupan gizi kepada kelompok rentan, yaitu ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita yang berada pada periode emas atau 1.000 Hari Pertama Kehidupan. Setelah itu barulah peserta didik,” ujar Sony.

​​Fokus mendalam terhadap kelompok rentan ini bukan tanpa alasan, melainkan sebuah strategi jangka panjang negara. Langkah pemenuhan gizi sejak dalam kandungan hingga usia balita dipandang sebagai fondasi utama dalam mendongkrak kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia agar mampu bersaing secara global di masa mendatang.

Baca juga: Kepala BGN Sebut Siswa Boleh Rikues Menu MBG, Nasi hingga Makanan Favorit Siap Dievaluasi

​Oleh sebab itu, seluruh elemen penunjang yang bergerak di lapangan diperingatkan keras untuk mematuhi regulasi yang ada dan tidak membuat kebijakan sendiri yang menyimpang dari mandat awal. 

​“Mengutamakan pemberian MBG kepada kelompok rentan, yaitu ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita, merupakan esensi Program MBG sebagai investasi strategis bangsa Indonesia. Hal ini harus betul-betul dijiwai oleh seluruh pelaksana program MBG di lapangan. Jangan coba-coba menyimpang dari tujuan utama,” tegasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Press Release

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Bukan Cuma Anak Sekolah, Kelompok Rentan Ini Jadi Sasaran Utama Program Makan Bergizi Gratis

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!