Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Minggu, 22 MARET 2026 • 19:20 WIB

Prabowo Genjot Reformasi Pendidikan dan MBG, Fokus pada SDM dan Pemerataan Ekonomi

Prabowo Genjot Reformasi Pendidikan dan MBG, Fokus pada SDM dan Pemerataan EkonomiPresiden Prabowo Subianto (kiri) dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (kanan) memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta. (ANTARA FOTO/Galih Pradipta)

INDOZONE.ID - Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk mendorong reformasi besar di sektor pendidikan sekaligus melanjutkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), sebagai bagian dari strategi peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pemerataan ekonomi.

Di sektor pendidikan, pemerintah mempercepat program renovasi sekolah secara nasional. Prabowo menargetkan perbaikan 300 ribu sekolah dalam lima tahun ke depan. 

“Saya sedang melaksanakan perbaikan fisik sekolah-sekolah. Tahun lalu kita hanya mampu 17 ribu sekolah. Tahun ini 70 ribu sekolah. Tahun depan saya ingin naik 90 ribu sekolah. Lima tahun saya ingin selesaikan 300 ribu sekolah,” ujarnya dalam siaran pers di Jakarta, Minggu (22/3/2026).

Selain pembenahan infrastruktur, transformasi pendidikan juga dilakukan melalui digitalisasi pembelajaran. Pemerintah telah mendistribusikan lebih dari 288 ribu unit papan pintar interaktif (Interactive Flat Panel) hingga ke wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Perangkat tersebut dilengkapi materi pembelajaran yang terintegrasi dengan silabus, sehingga memudahkan siswa memahami pelajaran secara lebih interaktif. 

Baca juga: Mensesneg Pastikan Efisiensi Anggaran Takkan Ganggu Program MBG

“Di tiap interactive ini ada software yang kita isi, hampir semua silabus pelajaran ada di situ. Jadi habis satu kelas pelajaran, kalau guru ingin ulangi, ada,” kata Prabowo.

Untuk mengatasi ketimpangan kualitas pengajar, pemerintah juga menyiapkan sistem pembelajaran terpusat dengan melibatkan guru-guru terbaik. 

“Nanti kita punya studio, guru-guru terbaik akan ngajar di sekolah yang tidak ada guru matematika, yang tidak ada guru bahasa Inggris, dia dapat pelajaran. Dan Interactive, kita bisa monitor di kelas,” ujarnya.

Menurut Prabowo, reformasi ini merupakan bagian dari langkah besar dalam meningkatkan kualitas human capital Indonesia di tengah perkembangan teknologi global. 

“Ini lompatan-lompatan dalam langkah human capital,” tegasnya.

Di sisi lain, pemerintah memastikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap menjadi prioritas meski menghadapi berbagai kritik. Prabowo menegaskan program tersebut merupakan bentuk keberpihakan negara terhadap masyarakat, khususnya anak-anak dan kelompok rentan.

“Saya akan bertahan sedapat mungkin. Daripada uang-uang dikorupsi, lebih baik rakyat saya bisa makan. Anda enggak lihat anak-anak yang stunting? Saya lihat. Saya kampanye sekian kali, saya di desa-desa, saya lihat. Umurmu berapa? 11 tahun. Badannya anak 4 tahun. Saya aku yakin saya berada di jalan yang benar. Uang kita ada,” katanya.

Selain berdampak pada perbaikan gizi, program MBG juga dinilai mampu mendorong ekonomi melalui penciptaan lapangan kerja. Pemerintah menargetkan sekitar 30 ribu dapur operasional, dengan masing-masing mempekerjakan 50 orang atau setara 1,5 juta tenaga kerja.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ANTARA

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Prabowo Genjot Reformasi Pendidikan dan MBG, Fokus pada SDM dan Pemerataan Ekonomi

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!