Ilustrasi SPPI. (ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra)
INDOZONE.ID - Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) merupakan sebuah program untuk lulusan baru (fresh graduate) perguruan tinggi yang ingin turun ke lapangan membangun desa, khususnya daerah terpencil.
SPPI ini dibentuk oleh Kementerian Pertahanan Republik Indonesia yang fokus utamanya menghasilkan lulusan sarjana dengan kompetensi kepemimpinan dan teknis di bidang pemenuhan gizi masyarakat.
Program ini merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk memperkuat ketahanan gizi nasional dengan menugaskan sumber daya manusia profesional ke berbagai wilayah di Indonesia.
Baca juga: Soal Mobil SPPG Tabrak Sejumlah Siswa SD di Jakut, BGN Pastikan Tanggung Jawab kepada Korban
Dilansir laman resmi Kemhan, SPPI adalah program yang digagas oleh Presiden RI, Prabowo Subianto. Program ini bertujuan untuk memperkuat program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui rekrutmen dan pelatihan kepada SPPI.
Presiden Prabowo mengatakan, para peserta SPPI adalah anak-anak muda Indonesia yang akan menjadi ujung tombak pemerintah dalam menggerakkan pembangunan nasional, khususnya di daerah-daerah terpencil.
Para peserta SPPI mengikuti seleksi dengan status kepegawaian yang diarahkan sebagai ASN, di bawah naungan Badan Gizi Nasional (BGN).
SPPI dirancang untuk melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki jiwa kepemimpinan, semangat pengabdian, dan dedikasi bagi kemajuan bangsa.
Program ini menitikberatkan pada pembentukan karakter, penguatan keterampilan manajerial, serta peningkatan kemampuan teknis, khususnya di bidang pelayanan gizi.
SPPI merupakan program yang berperan strategis sebagai ujung tombak pemerintah dalam mendorong pembangunan nasional, terutama dalam upaya penanganan stunting dan pelaksanaan program makan bergizi gratis.
Program ini menekankan pada penguatan sumber daya manusia, sektor pertanian, dan pemenuhan gizi, dengan para peserta berperan langsung sebagai penggerak di wilayah-wilayah terpencil.
Baca juga: BGN Optimistis Target 82,9 Juta Penerima Program MBG Tercapai Akhir 2025
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Kemhan RI