Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 12 DESEMBER 2025 • 17:05 WIB

Menkomdigi Tegaskan Pemulihan Jaringan di Lokasi Terdampak Bencana Banjir Sumatra Jadi Prioritas

Menkomdigi Tegaskan Pemulihan Jaringan di Lokasi Terdampak Bencana Banjir Sumatra Jadi PrioritasMenteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengikuti rapat kerja dengan Komisi I DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (8/12/2025). (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)

INDOZONE.ID -  Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, menegaskan bahwa pemulihan jaringan di lokasi yang terdampak banjir Sumatra menjadi prioritas.

Pasalnya akses komunikasi dinilai Meutya sangat penting dan berpengaruh dalam proses penyelamatan serta penyaluran bantuan kepada para korban yang terdampak bencana banjir Sumatra.

"Kami berupaya maksimal agar masyarakat kembali terhubung. Akses komunikasi mempengaruhi proses penyelamatan dan penyaluran bantuan. Setiap BTS yang pulih berarti lebih banyak warga bisa memberi kabar dan menerima informasi yang mereka perlukan,” ujar Meutya, seperti INDOZONE sadur dari Antara, Jumat (12/12/2025).

Meutya merinci hingga Rabu (10/12/2025), jumlah menara BTS yang terdampak menurun menjadi 2.637 unit, dari puncaknya 3.380 unit pada 2 Desember. Sebanyak 743 BTS juga kembali beroperasi sehingga dapat dimanfaatkan masyarakat.

Baca juga: Kapolri Teken Aturan Polisi Kini Bisa Menjabat di 17 Kementerian dan Lembaga

Di Sumatra Utara, lanjut dia, sebanyak 9.292 dari 9.612 BTS telah beroperasi normal atau 96,67 persen, lalu di Sumatra Barat, 3.709 dari 3.739 BTS kembali aktif atau mencapai 99,20 persen.

Sementara di Aceh, pemulihan masih terhambat pasokan listrik. Sebanyak 1.127 dari 3.414 BTS atau 33,01 persen beroperasi normal, sementara 2.287 BTS lainnya belum dapat aktif karena listrik di sejumlah lokasi masih padam.

“Kami berupaya maksimal agar masyarakat kembali terhubung. Akses komunikasi mempengaruhi proses penyelamatan dan penyaluran bantuan. Setiap BTS yang pulih berarti lebih banyak warga bisa memberi kabar dan menerima informasi yang mereka perlukan,” ujarnya lagi.

Sementara perbaikan infrastruktur menara BTS di Provinsi Aceh terus dilakukan secara bertahap seiring dengan upaya pemulihan pasokan listrik oleh operator bekerja sama dengan PLN.

Baca juga: Sempat Dirawat, 1 Debt Collector yang Dikeroyok di Kalibata Kini Tewas

"Pemulihan jaringan di Aceh memang masih terkendala padamnya aliran listrik. Operator seluler, PLN, dan semua pihak terkait tengah bekerja keras saat ini untuk memastikan pasokan listrik kembali normal," jelasnya.

Ia menyampaikan bahwa pemerintah terus menambah dukungan teknis di wilayah terdampak berupa genset dan perangkat akses internet darurat.

“Fokus kami memastikan warga dapat berkomunikasi tanpa hambatan,” tegasnya.

Total sebanyak 18 titik akses Satria 1 telah beroperasi dan 88 perangkat Starlink telah didistribusikan ke berbagai titik di ketiga provinsi terdampak bencana banjir.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Antara

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Menkomdigi Tegaskan Pemulihan Jaringan di Lokasi Terdampak Bencana Banjir Sumatra Jadi Prioritas

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!