Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 10 DESEMBER 2025 • 11:54 WIB

Belajar Tidak Boleh Terhenti - Bantuan Darurat Kemendikdasmen Hadir

Belajar Tidak Boleh Terhenti - Bantuan Darurat Kemendikdasmen HadirKemendikdasmen salurkan bantuan darurat ke sekolah terdampak bencana di Sumatra Barat. (Dok. Istimewa)

INDOZONE.ID - Hari pertama di Sumatra Barat (Sumbar), Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, memberikan secara langsung bantuan untuk sekolah terdampak bencana.

Bantuan itu awalnya disalurkan ke SMA Negeri 1 Batang Anai, Padang Pariaman, Sumatra Barat, serta tujuh sekolah lainnya yang terkena dampak.

Mendikdasmen memberikan bantuan ke sekolah yang terdampak bencana tersebut masing-masing Rp25 juta.

Baca juga: Kemendikdasmen Siapkan 150 Ribu Beasiswa bagi Guru Belum S1 Mulai 2026

"Kami menyampaikan belangsungkawa yang mendalam atas bencana yang melanda di Sumatra Barat. Di sekolah ini kami melihat mulai proses pembersihan, dan kami serahkan langsung bantuan bagi siswa dan guru yang terkena dampak, serta bantuan untuk pemberseihan sekolah. Semoga sekolah dapat segera selesai pembersihannya," tutur Mendikdasmen, di SMA Negeri 1 Batang Anai, Padang Pariaman, Sumatra Barat, (4/12/2025). 

Di SMA Negeri 1 Batang Anai, Mendikdasmen meninjau langsung ruang kelas, sarana belajar yang terdampak, serta mendengarkan laporan pihak sekolah terkait kebutuhan pemulihan. 

Belajar Tidak Boleh Terhenti - Bantuan Darurat Kemendikdasmen HadirKemendikdasmen salurkan bantuan darurat ke sekolah terdampak bencana di Sumatra Barat. (Dok. Istimewa)

Dalam kunjungan tersebut, Mendikdasmen menyerahkan sejumlah bantuan, yaitu school kit untuk 100 siswa, family kit dan bantuan dana total Rp20 juta untuk 10 guru (masing-masing Rp2 juta), bantuan pemulihan sekolah sebesar Rp25 juta, serta santunan Rp5 juta bagi seorang siswa SMP meninggal yang terdampak. 

Selain SMAN 1 Batang Anai, Mendikdasmen juga menyerahkan bantuan pemulihan untuk enam sekolah lainnya di Padang dengan nilai bantuan yang sama yakni Rp25 juta. 

Bantuan Pendidikan Bagi Daerah Terdampak Bencana di Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Aceh

Mendikdasmen menegaskan bahwa pemulihan layanan pendidikan menjadi prioritas agar proses belajar dapat kembali berjalan dengan aman dan layak. 

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus berupaya mendistribusikan bantuan pembelajaran darurat, sebagai bagian dari upaya percepatan pemulihan pendidikan. 

Belajar Tidak Boleh Terhenti - Bantuan Darurat Kemendikdasmen HadirKemendikdasmen salurkan bantuan darurat ke sekolah terdampak bencana di Sumatra Barat. (Dok. Istimewa)

Baca juga: Kemendikdasmen Tetapkan Bantuan Kuliah untuk Guru PAUD - SMA

Merujuk data per 4 Desember 2024, bantuan awal yang disalurkan Kemendikdasmen yang terkena dampak banjir dan longsor Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Aceh terdiri atas bantuan operasional tanggap darurat Rp6,4 miliar, santunan untuk siswa dan guru meninggal dan dirawat Rp293 juta, school kit 10 ribu pak, family kit 700 pak, tenda sekolah darurat 74, Starlink 3 buah, paket makanan ringan untuk anak 1.500 paket. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Press Release

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Belajar Tidak Boleh Terhenti - Bantuan Darurat Kemendikdasmen Hadir

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!