Logo Muhammadiyah. (Instagram/@lensamu)
INDOZONE.ID - Menjelang Ramadan 1447 H, Pimpinan Pusat Muhammadiyah akhirnya mengumumkan tanggal resmi awal puasa. Berdasarkan pengumuman resmi mereka, Ramadan tahun ini akan dimulai pada Rabu, 18 Februari 2026.
Keputusan ini tertuang dalam Maklumat Muhammadiyah No. 01/ MLM/I.1/B/2025, yang mengacu pada Kalender Hijriah Global Muhammadiyah (KHGT).
Buat kamu yang sudah mulai siap-siap sahur dan ngabuburit, ini jadi momen penting banget untuk dicatat di kalender.
Pengumuman ini sekaligus memberi kepastian soal jadwal ibadah selama bulan suci, sehingga seluruh umat Muslim bisa menyiapkan diri secara maksimal.
Baca juga: NU dan Muhammadiyah, Dua Organisasi Keagamaan yang Saling Melengkapi dalam Membangun NKRI
Gak cuma tanggal awal Ramadan, Pimpinan Pusat Muhammadiyah juga mengumumkan tanggal IdulFitri 1 Syawal 1447 H, yaitu Jumat, 20 Maret 2026.
Jadi, kamu bisa mulai merencanakan silaturahmi, mudik, dan persiapan Lebaran lebih awal.
Dengan informasi ini, masyarakat bisa menyesuaikan jadwal puasa, ibadah tarawih, sahur, buka puasa bersama, hingga kegiatan amal dan sedekah selama Ramadan.
Pengumuman tanggal pasti ini tentu bikin perencanaan lebih matang dan nggak bikin bingung soal kapan memulai puasa atau merayakan Lebaran.
Penentuan tanggal ini dilakukan berdasarkan Kalender Hijriah Global Muhammadiyah (KHGT). Kalender ini menjadi acuan resmi Muhammadiyah dan berbeda dengan kalender yang kadang dipakai di beberapa daerah.
KHGT sendiri sudah memperhitungkan posisi bulan secara global, sehingga penentuan awal bulan hijriah lebih akurat. Artinya, pengumuman ini bukan sekadar formalitas, tapi hasil dari perhitungan astronomi yang matang.
Baca juga: Muhammadiyah di Balik Kepemimpinan Soekarno
Dengan begitu, seluruh umat Muslim yang mengikuti Muhammadiyah bisa punya kepastian tanpa harus menunggu pengumuman tambahan dari daerah masing-masing.
Dengan tanggal resmi ini, sekarang waktunya mulai prepare Ramadan lebih serius. Beberapa tips sederhana yang bisa dilakukan:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Maklumat Muhammadiyah No. 01/ MLM/I.1/B/2025