INDOZONE.ID - Ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Jakarta mendatangi gerbang utama Gedung DPR/MPR RI, Jalan Gatot Subroto, Kamis siang (21/8/2025).
Mereka mengenakan jaket almamater masing-masing dan melakukan long march dari kawasan Senayan menuju DPR sambil membawa spanduk, poster, dan atribut organisasi yang berisi tuntutan.
Kedatangan mahasiswa ini berlangsung hanya sekitar satu jam setelah massa aksi buruh membubarkan diri dari lokasi yang sama.
Ribuan buruh yang sebelumnya memadati kawasan DPR memilih mengakhiri aksinya pada siang hari.
Baca juga: Bertambah Terus! Pelajar Dicegat Mau Ikut Demo di DPR Jadi 276 Orang, Ada yang Bawa Panah
“Aksi ini merupakan aksi damai dan siang ini aksi kami sudahi karena para buruh harus kembali bekerja,” ujar Ketua Umum Partai Buruh, Said Iqbal.
Polda Metro Jaya telah menyiagakan 4.531 personel gabungan untuk mengamankan jalannya aksi.
Pasukan itu terdiri dari 2.174 personel Polda Metro Jaya, 1.725 personel BKO yang melibatkan unsur TNI AD, Marinir, Brimob Mabes, Den C, Kodim Jakarta, Kogas Sabhara, Satpol PP, dan Dishub, serta 632 personel dari jajaran Polres.
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri menegaskan bahwa aparat tidak boleh bertindak represif terhadap massa.
"Tindakan represif hanya dilakukan oleh tim Reskrim terhadap massa yang bertindak anarkis. Penggunaan gas air mata pun hanya boleh dilakukan atas perintah langsung Kapolda," kata Asep.
Dengan turunnya mahasiswa ke jalan setelah buruh, kawasan sekitar DPR kembali dipadati demonstran.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA