INDOZONE.ID - Suasana haru menyambut kepulangan Al Mutakkim, Pekerja Migran Indonesia asal Kabupaten Aceh Tengah, yang tiba di tanah kelahirannya berkat usaha dan kerja keras seluruh pihak di Kabupaten Aceh Tengah.
Setibanya di Aceh Tengah, ia disambut hangat oleh keluarga dan Pemerintah Aceh Tengah dalam acara yang berlangsung di Pendopo Bupati Aceh Tengah.
Pemuda asal Desa Asir-asir ini mengucapkan ribuan terima kasih kepada sejumlah pihak yang telah membantu kepulangannya, sehingga ia dapat terbebas dari jeratan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Kamboja.
Baca juga: Pemuda Asal Aceh Tengah Terjebak di Kamboja, Pemuda Muhammadiyah Siap Bantu Proses Pemulangan
Dalam hal ini, Wakil Ketua DPRK Aceh Tengah, Hamdan, menyampaikan apresiasi kepada Bupati Aceh Tengah, KBRI, Yusradi selaku inisiator World Gayonese Community, para donatur, hingga Baitul Mal Aceh Tengah atas langkah cepat dalam menyelamatkan Al Mutakkim, pemuda asal Desa Asir-asir.
Peristiwa ini merupakan tragedi yang menimpa seorang pemuda Aceh Tengah yang menjadi korban TPPO, di mana ia dijebak untuk bekerja sebagai scammer investasi di Kamboja.
Dalam perjanjian awal, ia dijanjikan akan bekerja di sebuah restoran. Namun, nahas, sesampainya di Kamboja, pekerjaan itu berubah menjadi mimpi buruk baginya.
Politisi Partai NasDem itu juga menyampaikan bahwa Pemerintah Aceh akan terus melakukan langkah konkret dalam menyelamatkan anak-anak Aceh dari kejahatan human trafficking.
Menurut Hamdan, Pemerintah Aceh Tengah langsung merespons cepat hal tersebut, apalagi setelah ia menerima laporan dari keluarga terkait kondisi korban di Kamboja.
Baca juga: Bareskrim Polri Gagalkan Pengiriman 98 WNI Jadi Korban TPPO yang Hendak Dikirim ke Negara Konflik
Lebih lanjut, Hamdan menekankan kepada pihak keluarga untuk berhati-hati memberikan izin kepada anak yang hendak mencari pekerjaan ke luar negeri.
Harus ada edukasi dan penjajakan terlebih dahulu jika ingin merantau dan bekerja di luar negeri. Kasus ini menjadi acuan bahwa bekerja di luar negeri tidak selalu menguntungkan, bahkan bisa mengancam nyawa.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Langsung