INDOZONE.ID - Kabar mengenai kebakaran besar di beberapa wilayah elit Los Angeles, Amerika Serikat telah menjadi sorotan publik saat ini. Selain pertanyaan tentang berapa total kerugian dan siapa saja kaum atas yang jadi korban, publik pun juga bertanya apa yang menyebabkan kebakaran di wilayah tersebut.
Mengutip The New York Times, penyebab kebakaran tersebut berasal dari kombinasi faktor cuaca, vegetasi kering, hingga kebijakan pemerintah setempat yang dianggap prematur.
Sejak November lalu, kondisi vegetasi yang sangat kering dan dipicu oleh angin Santa Ana yang datang secara teratur adalah faktor alam yang menjadi penyebabnya. Vegetasi yang kering dan mudah terbakar dan kemudian ditiup oleh angin kencang ini menyebabkan kebakaran besar, seperti di Franklin pada November dan Malibu di Desember, lalu di area Pacific Palisade, Los Angeles pada Januari ini.
Kekuatan angin Santa Ana
Angin Santa Ana yang sangat kuat, sekuat angin topan, telah mendorong api melintasi daerah perkotaan padat dan memicu kebakaran yang menyebar dengan cepat. Angin ini bergerak dengan kekuatan luar biasa, menciptakan pusaran api yang menghancurkan segala sesuatu yang dilaluinya. Badai angin terburuk dalam satu dekade ini menyebabkan kebakaran dengan tingkat kerusakan yang luar biasa.
Baca Juga: 7 Fakta Kebakaran Hebat di Los Angeles: Lima Tewas, Puluhan Luka-Luka
Siklus angin Santa Ana ini berlanjut dengan beberapa peristiwa angin yang diperkirakan akan terus meningkatkan aktivitas kebakaran. Angin yang kuat dan kering ini menghambat upaya pemadam kebakaran dan membuat situasi semakin berbahaya. Para ahli memperkirakan angin akan berlangsung hingga minggu depan dan bahkan lebih lama, memperburuk situasi kebakaran di Los Angeles.
Meskipun beberapa peristiwa angin lebih lemah, kecepatan angin yang masih mencapai 80 hingga 90 mil per jam tetap meningkatkan penyebaran api. Bahaya kebakaran tetap tinggi meskipun ada jeda singkat dalam intensitas angin yang terjadi akhir pekan.
Yang berbeda badai angin ini dengan lainnua adalah arah angin yang lebih bertiup ke utara, menyebabkan angin bertabrakan dengan pegunungan secara tegak luruh dan memperburuk pola penyebaran apin.
Kekeringan
Kondisi kebakaran semakin diperburuk oleh kekeringan yang telah melanda sejak Mei lalu, dengan hujan yang sangat sedikit sepanjang tahun.
Meskipun ada harapan hujan akan turun pada akhir minggu depan, jumlahnya diperkirakan tidak akan cukup untuk menghentikan bahaya kebakaran yang masih mengancam wilayah tersebut.
Kebijakan soal pemotongan budget untuk pemadam kebakaran
Tentunya untuk memadamkan api, pasukan pemadam kebakaran dengan persediaan airnya dibutuhkan. Namun, bagaimana bila pemadam kebaran Los Angeles kewalahan lantaran budget dipotong sehingga tidak tersedia air di hydrant?
Mengutip National Review, Kepala Pemadan kebaran Los Angeles, Kristin Crowley, mennyebut bila pemotongan anggaran mempengaruhi deparftemennya dalam menangani kebakaran besar di wilayah tersebut. Pada anggaran tahun 2025, pemerintah kota Los Angeles mengurangi anggaran untuk LAFD sebesar US$17,6 juta.
Menurutnya, pemotongan anggaran ini memengaruhi layanan yang dapat diberikan oleh departemen pemadam kebakaran, terutama dalam menangani kebakaran hutan yang semakin intens.
Sementara itu, Wali Kota Karen Bass menampik pernyataan tersebut dan mengatakan pemotongan anggaran tidak ada hubungan dengan kebakaran tersebut. Ia memang engklaim bahwa pengalokasian dana untuk gaji dan kebutuhan lain dari LAFD disalurkan sedikit lebih lambat.
Crowley menanggapi dengan mengatakan bahwa setiap pemotongan anggaran pasti akan memengaruhi kemampuan mereka untuk memberikan layanan yang dibutuhkan.
Netizen Amerika Serikat juga mengkritik kebijakan pemotongan anggaran untuk pemadam kebakaran. Beberapa di antaranya mengungkapkan perasaan keslanya di media sosial dan menuding pemerintah kota yang tak peka terhadap pelayanan publik, dalam artian pemadan kebakaran.
Baca Juga: Ribuan Warga Diungsikan Akibat Kebakaran Hutan Hebat di Dekat Los Angeles
Persediaan air terbatas dan hidran yang kosong
Mantan manajer umum Departemen Air dan Listriks setempat Martin Adams, kapasitas air untuk menyuplai volme air yang sangat besar selama beberapa jam. Sistem ini tidak dirancang untuk mampu memadamkan api di kebakaran hutan sebesar itu.
Selain itu, banyak huidran di kawasan Pacific Palisades, Altadena, dan Pasadena yang kekurangan, bahkan tidak memili pasokan air. Padahal pemamdan kebakaran tidak bisa menggunakannya.
Adams mengatakan sistem air di lingkungan elit itu hanya dirancang untuk kebakaran skala kecil, bukan untuk kebakaran besar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Washington Post, National Review, The New York Times