INDOZONE.ID - Negara maju merupakan negara dengan tingkat pembangunan sosial, ekonomi, dan teknologi yang tinggi ketimbang negara lain.
Karena sudah mencapai tingkat yang oke, negara maju mampu menjamin kesejahteraan dari rakyatnya. Meski begitu, layaknya sebuah negara, negara maju juga memiliki masalah tersendiri yang mesti diselesaikan.
Lantas, apa karakteristik negara maju? Secara umum, negara maju memiliki teknologi canggih, ekonomi stabil, dan tingkat keamanan yang tinggi.
Karena urusan internal negara sebagian besar telah rampung, negara maju umumnya aktif menjalin kerja sama global dengan negara-negara lain.
Negara maju kerap menginisiasi berbagai organisasi internasional yang berorientasi pada perdamaian dan peningkatan perekonomian global, terutama negara-negara anggota.
Baca juga: Mendagri Ungkap Peluang Indonesia Menjadi Negara Maju
Ciri-Ciri Negara Maju
Negara maju memiliki ciri-ciri yang kamu perlu tahu, yaitu:
1. Punya Pendapatan per Kapita Tinggi
Ciri negara maju pertama adalah pendapatan per kapita tinggi. Kamu harus tahu, pendapatan per kapita adalah rerata jumlah uang yang dihasilkan setiap orang dalam satu negara setiap tahunnya.
Negara dengan pendapatan per kapita di atas USD12.375 per tahun dikategorikan sebagai negara maju, menurut kantor perwakilan perdagangan Amerika Serikat (USTR).
2. Keamanan Terjamin
Negara maju punya keamanan yang amat oke bagi rakyatnya. Sistem keamanan negara maju bisa mengatasi kejahatan tingkat rendah hingga tinggi, sehingga rakyat pun merasa aman.
3. Kesehatan Terjamin
Selain keamanan, negara maju pun bisa menjamin kesehatan rakyatnya. Negara mampu menyediakan layanan kesehatan berkualitas, mulai dari fasilitas hingga petugas medis dengan kemampuan terbaik.
4. Angka Pengangguran Rendah
Lalu, tingkat pengangguran di negara maju rendah. Dengan kata lain, negara mampu menyediakan lapangan pekerjaan untuk menyerap banyaknya tenaga kerja yang tersedia di negerinya.
5. Kemajuan Teknologi dan Inovasi
Negara maju mampu melakukan riset dan pengembangan terkini dalam teknologi hingga ilmu pengetahuan yang menghasilkan berbagai inovasi.
6. Tingkat Pendidikan yang Tinggi
Cerminan negara maju terlihat dari pendidikan yang berkualitas untuk rakyatnya. Melalui pendidikan berkualitas, sebuah negara bisa mendapatkan sumber daya manusia (SDM) berkualitas sebagai calon penerus bangsa di masa depan.
7. Perekonomian Stabil dan modern
Negara maju memiliki perekonomian yang stabil dan modern. Kondisi ekonomi yang oke ini didukung oleh SDM berkualitas, hasil dari tingkat pendidikan yang tinggi.
Cerminan perekonomian negara maju adalah lebih banyak mengekspor barang atau produk, ketimbang mengimpor dari luar negeri.
Berdasarkan ciri-ciri tersebut, negara mana saja yang dikategorikan sebagai negara maju? Menilik pada lima benua besar, berikut contoh negara maju:
- Asia - Hong Kong, Makau, Jepang, Taiwan, Korea Selatan (Korsel), Singapura.
- Eropa - Austria, Denmark, Estonia, Belgia, Prancis, Republik Ceko, Yunani, Irlandia, Italia, Belanda, Portugal, Rusia, Spanyol, Swedia, Vatikan, Malta, Slovenia, Norwegian, Siprus, Luksemburg, Britania Raya, Estonia, Finlandia, Jerman, Islandia, Latvia, Swiss, dan Yunani.
- Amerika - Amerika Serikat (AS), Kanada, dan Puerto Rico.
- Afrika - Belum ada.
- Australia - Australia dan Selandia Baru.
Faktor Penentu Negara Maju
Lalu, apa yang menentukan negara-negara di atas sebagai negara maju. Ditelisik lebih dalam, ada lima faktor negara maju, yaitu:
1. Sistem Pendidikan Unggul
Negara maju punya sistem pendidikan maju yang membuatnya mampu mencetak SDM berkualitas sebagai penerus bangsa di masa depan.
Baca juga: Mendagri Tito Karnavian Dapat Penghargaan Pemimpin Teladan, Yakin Indonesia Jadi Negara Maju
2. SDM Produktif dan Berkualitas
Usai punya SDM berkualitas, negara maju akan mendapatkan tenaga kerja yang tidak hanya produktif, tapi juga mumpuni di bidang masing-masing. Ini penting untuk pembangunan sebuah negara supaya jadi lebih baik ke depannya.
3. Stabilitas Politik dan Hukum
Kondisi politik dan hukum yang stabil, membuat rakyat bisa hidup tentram dengan aturan yang berlaku.
4. Inovasi dan Teknologi
Penguasaan teknolog diiringi dengan rasa ingin tahu akan melahirkan inovasi, yang berujung pada perubahan besar positif untuk masa depan negara.
5. Manajemen Ekonomi
Selain itu, manajemen ekonomi oke yang orientasinya pada pembangunan berkelanjutan, juga penanda sebuah negara telah dikategorikan maju.
Masalah Negara Maju
Negara maju tampak overpowered karena secara internal sudah oke. Akan tetapi, itu tidak menandakan negara maju bebas dari masalah. Berikut beberapa masalah yang dipikul negara maju:
1. Penuaan Penduduk
Masalah negara maju yang pertama adalah peningkatan penduduk usia lanjut. Peningkatan ini karena rendahnya angka kelahiran dan angka harapan hidup yang meninggi.
Masalah ini menimbulkan ketimpangan demografi, yaitu jumlah penduduk usia produktif berkurang, sedangkan beban ekonomi meningkat untuk kesejahteraan lansia.
2. Ketimpangan Ekonomi dan Sosial
Jika kamu berpikir negara maju telah bebas dari masalah ekonomi dan sosial, itu tidak sepenuhnya tepat.
Ketimpangan pendapatan dan kekayaan tetap ada di negara maju. Bahkan, ada perbedaan di antara rakyat perihal akses terhadap pendidikan, layanan kesehatan, dan peluang ekonomi untuk menciptakan kesenjangan antara si kaya dan miskin.
3. Dampak Perubahan Iklim dan Polusi
Negara maju biasanya berfokus pada industrialisasi yang berujung pada tingginya konsumsi energi. Sebagai negara industrial, emisi karbon negara maju berkontribusi pada perubahan iklim dunia yang jadi masalah global.
Meski banyak negara berkomitmen untuk mengurangi emisi karbon, sulit menghilangkan ketergantungan pada bahan bakar fosil. Selain itu, penerapan teknologi ramah lingkungan pun menuntut biaya yang tidak murah.
Selain itu, polusi dari pabrik, baik udara maupun air, pun jadi masalah karena mempengaruhi kesehatan masyarakat sekitar.
4. Teknologi dan Pengangguran Struktural
Negara maju identik dengan teknologi mutakhir. Akan tetapi, kemajuan teknologi ternyata juga membuat banyak pekerjaan tradisional tergantikan.
Semua berjalan lebih cepat, efektif, dan efisien dengan teknologi, tapi ada peningkatan peningkatan jumlah pengangguran. Ini dapat disebut dengan pengangguran struktural.
Oleh sebab itu, pendudukan negara maju harus adaptif terhadap perkembangan teknologi, terutama di pekerjaan yang mungkin tergantikan olehnya.
Pemanfaatan teknologi supaya tidak tergusur oleh perkembangan zaman, jadi kunci bertahan di negara maju.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: KPU, Brain Academy, Ruang Guru