Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 26 MEI 2026 • 14:45 WIB

Indonesia Aging Population, Tantangan Baru yang Muncul Usai Bonus Demografi

Indonesia Aging Population, Tantangan Baru yang Muncul Usai Bonus DemografiIndonesia aging population. (Magnific)

INDOZONE.ID - Indonesia aging population atau fase penuaan penduduk merupakan sebuah tantangan yang muncul usai bonus demografi. Tantangan ini harus disikapi dengan tepat oleh pemerintah Indonesia.

Badan Pusat Statistik (BPS) memprediksi proporsi penduduk usia produktif (15-64 tahun) mencapai lebih dari 70 persen dari total populasi hingga 2035 mendatang.

Indonesia Aging Population, Tantangan Baru yang Muncul Usai Bonus DemografiIndonesia aging population, bonus demografi. (Magnific)

Bonus demografi ini merupakan jendela peluang atau window of opportunity yang harus dimaksimalkan sebaik mungkin. Sebab, kondisi ini cuma terjadi sekali dalam sejarah suatu bangsa.

Pengelolaan bonus demografi yang optimal, bisa menjelma jadi mesin pertumbuhan ekonomi luar biasa. Jadi, banyaknya jumlah pekerja berbanding lurus dengan peningkatan konsumsi dan meningginya tabungan nasional.

Baca juga: Indonesia Songsong Bonus Demografi, Gibran Serukan Kolaborasi Nasional untuk Kemajuan Bangsa

Itu adalah skenario positif apabila pengelolaan bonus demografi dilakukan dengan baik dan benar oleh pemerintah Indonesia. 

Bagaimana jika sebaliknya? Bonus demografi bisa berubah jadi bencana karena banyaknya pengangguran muda, urbanisasi tidak terkendali, dan ketimpangan yang melebar.

Tak ayal, pemerintah Indonesia mesti mempersiapkan segalanya dengan baik sehingga bonus demografi jadi berkah bukan bencana. Apalagi, pengelolaan bonus demografi secara optimal jadi kunci mencapai Indonesia Emas 2045.

Usai Fase Bonus Demografi, Aging Population Tiba

Bonus demografi dengan banyaknya penduduk usia produktif tidak akan bertahan selamanya. Seiring waktu berjalan, fase itu berganti dengan penuaan penduduk.

Ternyata, Indonesia sudah memasuki fase penuaan pendudukan berdasarkan data BPS pada 2025 lalu. Diketahui, sebesar 11,93 persen penduduk Indonesia pada 2025 adalah lansia dengan rasio ketergantungan sebesar 11,00.

Lansia di Indonesia lebih banyak berjenis kelamin perempuan yang tergolong lansia muda dengan umur berkisar 60-69 tahun. Provinsi dengan proporsi lansia terbanyak di Indonesia pada tahun lalu, adalah DI Yogyakarta (DIY), yaitu 17,78 persen.

Baca juga: IFN Undang 24 Tokoh Human Development untuk Kolaborasi Sukseskan Bonus Demografi

Data BPS pada 2025 ini sebenarnya bukan sebuah kejutan. Sebab, sejak 2021, BPS telah menemukan 1 dari 10 penduduk Indonesia adalah lansia.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Kemendukbangga, BPS

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Indonesia Aging Population, Tantangan Baru yang Muncul Usai Bonus Demografi

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!