Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Minggu, 19 APRIL 2026 • 18:31 WIB

Gorontalo Siap Guncang Nasional! Jadi Tuan Rumah PENAS XVII 2026, 30 Ribu Peserta Bakal Padati Limboto

Gorontalo Siap Guncang Nasional! Jadi Tuan Rumah PENAS XVII 2026, 30 Ribu Peserta Bakal Padati LimbotoKetua Panitia Daerah PENAS XVII 2026, Dr. Ir. Muljady Mario. (Press RIlis)

INDOZONE.ID - ​Provinsi Gorontalo kini sedang bersiap menjadi tuan rumah Pekan Nasional Petani Nelayan XVII yang akan digelar pada 20 - 25 Juni 2026 mendatang di GOR David Tonny, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo. Ajang tiga tahunan ini menjadi pertemuan nasional bagi petani dan nelayan dari seluruh Indonesia, sekaligus momentum untuk mendorong modernisasi sektor pertanian serta memperkuat kolaborasi lintas sektor demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

​Kesiapan Gorontalo sebagai tuan rumah tampaknya tidak perlu diragukan lagi. Ketua Panitia Daerah PENAS XVII 2026, Dr. Ir. Muljady Mario, mengungkapkan bahwa progres persiapan fisik maupun teknis di lapangan saat ini sudah hampir menyentuh angka sempurna atau mendekati 100 persen. Hal ini menunjukkan komitmen serius pemerintah daerah dalam menyambut ribuan tamu dari seluruh pelosok negeri yang akan berkumpul di Bumi Serambi Madinah untuk bertukar inovasi teknologi dan memperkuat jaringan agribisnis.

​Momentum ini diyakini akan memberikan dampak ekonomi yang luar biasa bagi masyarakat lokal, mengingat estimasi jumlah peserta mencapai 30.000 orang. Dr. Ir. Muljady Mario yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Provinsi Gorontalo menjelaskan bahwa kehadiran massa dalam jumlah besar ini akan menggerakkan berbagai sektor usaha, mulai dari UMKM hingga jasa transportasi di Gorontalo.

​Terkait urusan akomodasi, panitia telah menerapkan konsep pemberdayaan masyarakat yang unik. Alih-alih hanya mengandalkan hotel berbintang, ribuan rumah warga telah disulap menjadi tempat penginapan yang layak bagi para peserta. Sebanyak lebih dari 6.000 titik hunian warga yang tersebar di wilayah Limboto, Telaga, hingga Telaga Jaya telah diverifikasi untuk memastikan kenyamanan para tamu selama kegiatan berlangsung selama lima hari tersebut.

Baca juga: Dua Kapal Pertamina Masih Tertahan di Teluk Arab, Tunggu Situasi Selat Hormuz Membaik

​“Kami telah menyiapkan lebih dari 6.000 rumah warga sebagai homestay di radius maksimal tujuh kilometer dari lokasi utama,” ujar Muljady.

​Fasilitas penginapan ini ditawarkan dengan skema harga yang sangat terjangkau, yakni Rp160.000 per hari untuk setiap orang. Biaya tersebut sudah mencakup kebutuhan dasar peserta seperti tempat tidur, sarapan, hingga makan malam. Selain ribuan rumah warga, panitia juga melakukan langkah antisipasi terhadap lonjakan kebutuhan hunian dengan menyiagakan satu unit kapal besar yang memiliki kapasitas angkut hingga 2.000 orang sebagai opsi penginapan tambahan.

​Beralih ke sektor mobilitas, panitia menerapkan aturan ketat guna menghindari kemacetan parah di zona inti kegiatan GOR David Tonny. Kendaraan bertubuh besar dilarang melintasi area utama, dan sebagai solusinya, Bentor yang merupakan transportasi ikonik khas Gorontalo akan menjadi ujung tombak transportasi lokal.

Penggunaan Bentor ini juga bertujuan untuk memperkenalkan kearifan lokal sekaligus memberikan penghasilan tambahan bagi para pengemudi transportasi tradisional tersebut.

​Koordinasi tingkat tinggi juga telah dilakukan dengan pihak maskapai penerbangan untuk mengatasi arus kedatangan peserta dari berbagai latar belakang, mulai dari anggota KTNA hingga petani hutan dan alumni magang Jepang. 

Baca juga: Trump Sebut Negosiasi AS-Iran Mengarah ke Perdamaian, Benarkah?

​Selain kemeriahan seremonial, PENAS XVII ini nyatanya membawa berkah pembangunan permanen bagi Provinsi Gorontalo. Sejumlah proyek perbaikan infrastruktur terus dikebut guna menunjang kelancaran acara sekaligus menjadi aset masa depan bagi warga sekitar. Muljady menegaskan bahwa proyek-proyek fisik yang dikerjakan saat ini bukan semata-mata untuk kepentingan satu minggu acara saja, melainkan untuk kepentingan jangka panjang daerah.

​“Ada percepatan pembangunan fisik seperti perbaikan jalan, peningkatan sanitasi, dan fasilitas umum. Ini adalah investasi jangka panjang untuk masyarakat Gorontalo,” jelasnya.

​Tidak hanya soal fisik, ajang nasional ini diharapkan menjadi panggung promosi yang efektif bagi komoditas unggulan dan potensi pariwisata daerah di kancah nasional. Dengan rencana kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto untuk membuka acara secara resmi, mata seluruh masyarakat Indonesia akan tertuju pada Gorontalo. Hal ini menjadi peluang emas untuk memamerkan kekayaan budaya dan keramahan penduduk lokal kepada para petinggi negara dan pelaku bisnis internasional.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Press Rilis

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Gorontalo Siap Guncang Nasional! Jadi Tuan Rumah PENAS XVII 2026, 30 Ribu Peserta Bakal Padati Limboto

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!