Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 19 FEBRUARI 2026 • 17:50 WIB

Aspek Trigatra dalam Ketahanan Nasional Indonesia: Faktor Determinan dari Kekuatan Pembangunan Nasional

Aspek Trigatra dalam Ketahanan Nasional Indonesia: Faktor Determinan dari Kekuatan Pembangunan NasionalIlustrasi bendera Indonesia. (Freepik)

INDOZONE.ID - Ketahanan nasional Indonesia merupakan integrasi dari aspek Astagatra yang terdiri dari Trigatra dan Pancagatra. Kali ini, Indozone akan mengulas perihal Trigatra.

Namun, Trigatra dan Pancagatra tidak bisa dipisahkan. Sebab, kedua istilah ini melambangkan aspek penting terkait kekuatan dan stabilitas negara yang berujung pada ketahanan nasional.

Aspek Trigatra dalam Ketahanan Nasional Indonesia: Faktor Determinan dari Kekuatan Pembangunan NasionalIlustrasi bendera Indonesia. (Freepik)

Oleh sebab itu, memahami keduanya akan amat penting dalam upaya menjaga ketahanan nasional. Akan tetapi, Trigatra akan mendapatkan porsi sorotan lebih besar dalam artikel ini.

Makna Trigatra

Trigatra adalah tiga aspek alamiah yang membentuk kondisi dasar suatu negara. Karena berupa aspek alamiah, Trigatra bersifat tetap dan tidak dapat diubah secara langsung oleh manusia.

Baca juga: Indonesia-Thailand Perbarui Kerja Sama Ekonomi Kreatif: Perkuat Produk Halal, Film, dan Gim

Nah, tiga aspek dalam Trigatra adalah geografi, demografi, dan sumber kekayaan alam. Aspek alamiah Trigatra merupakan faktor determinan dari kekuatan pembangunan nasional.

Menilik sifatnya yang sulit diubah secara langsung oleh manusia, pengelolaan Trigatra secara bijak menjadi amat penting. 

Supaya lebih paham, yuk simak tiga aspek alamiah dalam Trigatra:

1. Geografis

Letak Indonesia sangat strategis dalam perdagangan internasional. Bagaimana tidak, secara geografis, Indonesia terletak di antara dua benua, yaitu Benua Asia serta Benua Australia, dan dua samudra, yakni Samudra  Hindia serta Samudra Pasifik. 

Sayangnya, ada sisi negatif dari letak geografis Indonesia. Karena terletak di antara pertemuan tiga lempeng tektonik aktif, yaitu Lempeng Eurasia, Lempeng Indo-Australia, dan Lempeng Pasifik, Indonesia jadi rawan bencana alam.

Menilik kondisi ini, pemerintah harus melakukan dua hal. Pertama, pemerintah membangun infrastruktur, mempersiapkan anggaran, hingga kebijakan yang mendukung keuntungan dari letak geografis Indonesia dalam perdagangan internasional.

Selanjutnya, perihal fakta Indonesia rawan bencana, pemerintah mesti mempersiapkan kesiapsiagaan bencana, mulai dari pencegahan hingga penanggulangannya.

2. Demografi

Indonesia diberkahi dengan populasi penduduk yang amat banyak. Berdasarkan data World Population Review, populasi penduduk Indonesia hampir menyentuh 288 juta jiwa.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Lemhannas, Gramedia

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Aspek Trigatra dalam Ketahanan Nasional Indonesia: Faktor Determinan dari Kekuatan Pembangunan Nasional

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!