INDOZONE.ID – Akselerasi transformasi media di tanah air menjadi fokus utama dalam pertemuan antara Indonesia New Media Forum (INMF) dengan Badan Komunikasi Pemerintah RI. Audiensi resmi ini berlangsung pada Jumat pagi (13/2/2026) di Kantor Badan Komunikasi Presiden, Jakarta Pusat.
Pertemuan tersebut bertujuan untuk memperkenalkan INMF sebagai wadah baru bagi pelaku new media, sekaligus menjadi ruang diskusi strategis mengenai masa depan industri media di Indonesia.
Dalam diskusi yang berlangsung hangat, kedua belah pihak menyoroti pergeseran konsep dan model bisnis media yang kian dinamis. INMF memaparkan pentingnya adaptasi teknologi dan kemandirian ekonomi media di tengah gempuran disrupsi digital agar tetap relevan dan kredibel.
Baca juga: Seskab Teddy Ajak Media Jaga Optimistis Masyarakat di Tengah Upaya Pemulihan Sumatra
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah, Angga Raka Prabowo, menyambut baik inisiatif dan kehadiran dari komite INMF.
Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan new media untuk memastikan program-program strategis negara sampai ke tangan masyarakat dengan cara yang lebih segar dan efektif.
"Kami sangat mengapresiasi kehadiran teman-teman dari INMF. Kami berharap forum ini dapat menjadi mitra strategis dalam membantu menyebarkan informasi program pemerintah secara luas dan akurat kepada seluruh lapisan masyarakat," ujar Angga.
Baca juga: China Tegur Media Asing Terkait Peliputan Kebakaran di Hong Kong, Dinilai Putar Balikan Fakta
Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal terciptanya ekosistem media yang lebih sehat, di mana inovasi bisnis berjalan beriringan dengan tanggung jawab penyampaian informasi publik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: