INDOZONE.ID - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mohammad Mahfud MD, menyebut dirinya ingin mundur dari jabatan sebagai menteri di kabinet Indonesia Maju. Menanggapi hal ini, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan dirinya menghargai rencana tersebut.
"Itu hak dan saya sangat menghargai," kata Jokowi yang dikutip dari Antara pada Rabu (24/1/2024).
Rencana Mahfud MD ini diungkap saat dirinya menghadiri acara diskusi bertajuk 'Tabrak Prof' pada Selasa (23/1/2024) di Semarang.
Baca Juga: Menteri ATR/BPN Bantah Mahfud MD: Redistribusi Tanah di Era Jokowi Lebih dari 2,96 Juta Bidang
Dalam acara ini, cawapres nomor urut 3 itu menyebut dirinya sudah memiliki niat mengundurkan diri sebagai Menko Polhukam, agar dirinya tidak terikat aturan dan bisa lebih bebas berkampanye di publik.
"Tinggal menunggu momentum, karena ada tugas negara yang harus saya jaga," kata Mahmud MD.
Mahfud MD juga mengungkap keputusannya ini sebagai bentuk penghormatan terhadap Jokowi, tanpa menyinggung pihak mana pun.
"Saya menghormati Presiden Jokowi yang mengangkat saya 4,5 tahun yang lalu dengan penuh ketulusan," sambungnya.
Baca Juga: Menteri LHK Bantah Data Mahfud MD Soal Deforestasi 12,5 Juta Hektare Hutan di Indonesia
Selain itu, Mahfud juga mengatakan dirinya tengah menunggu keputusan pihak pengusung terkait jabatannya sebagai menteri.
"Karena ini menyangkut politik, menunggu strategi politiknya dari partai pengusung," ungkap Mahfud.
Penulis: Gina Nurulfadilah
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Youtube @Metrotv, ANTARA