Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Sabtu, 04 OKTOBER 2025 • 20:38 WIB

7 Fakta Hacker Bjorka Ditangkap Siber Polda Metro Jaya

7 Fakta Hacker Bjorka Ditangkap Siber Polda Metro JayaPolri tangkap pria admin akun bjorka dan opppsite di Mapolda Metro Jaya, Jakarta. (INDOZONE/Samsudhuha Wildansyah)

INDOZONE.ID - Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya membuat geger dengan menggelar konferensi pers penangkapan seorang pria yang mengaku sebagai hacker Bjorka. Kasus ini masih terus dikembangkan oleh kepolisian.

INDOZONE akan merangkum secara singkat fakta-fakta di balik kasus ini, mulai dari aksi Bjorka sejak 2025, cara kerjanya, sampai penangkapan oleh Polda Metro Jaya.

7 Fakta Hacker Bjorka Ditangkap Siber Polda Metro JayaMomen detik-detik penangkapan hacker Bjorka di Sulut. (Dok. Istimewa)

7 Fakta Hacker Bjorka Ditangkap Siber Polda Metro Jaya

1. Buat Heboh, Retas Data Menteri hingga Presiden

Pada 2022 silam, dunia internet dibuat geger dengan kemunculan hacker dengan nama Bjorka. Dia mengklaim memiliki banyak data, termasuk milik orang-orang penting.

Kala itu, Bjorka mengklaim memiliki 1,3 miliar data registrasi SIM card prabayar di Indonesia. Data itu meliputi NIK hingga nomor telepon.

Sosok misterius ini juga mengklaim sudah mengakses dokumen menteri hingga rahasia milik Badan Intelijen Negara (BIN) yang dikirimkan ke Presiden kala itu, Joko Widodo (Jokowi).

Baca juga: Momen Detik-detik Penangkapan Bjorka di Sulut, Tak Ada Perlawanan Sama Sekali!

2. Ditangkap Polda Metro di 2025

Pada Kamis 2 Oktober 2025, siang WIB, Polda Metro menggelar konferensi pers terkait Bjorka. Seorang pria berinisial WFT (22) ditangkap di Minahasa, Sulawesi Utara (Sulut).

"Pelaku ditangkap 23 September di Provinsi Sulawesi Utara. Hasil pemeriksaan yang bersangkutan, sudah beraktivitas di medsos mengaku Bjorka sejak tahun 2020," kata Kasubdit IV Ditres Siber Polda Metro Jaya, AKBP Herman Edco Simbolon.

3. Laporan Bank Jadi Gerbang Penangkapan

Usut punya usut, keberhasilan penangkapan ini diawali dari Bjorka yang mengklaim memiliki 4,9 juta data nasabah bank. Klaim tersebut digunakan untuk melakukan pemerasan terhadap pihak bank.

Baca juga: Netizen Ragukan Pria Ditangkap Adalah Bjorka Asli, Polda Metro Beli Pesan Monohok

Alih-alih memberikan uang, pihak bank melaporkan kasus tersebut ke polisi. Hasilnya, Bjorka ditangkap.

4. Jual Banyak Data di Dark Web

Berdasarkan hasil penyelidikan Polda Metro Jaya, sejak 2020 hingga tahun ini, tersangka menggunakan akun medsos dan dark web dengan nama Bjorka. Dia sempat mengganti-ganti nama agar tidak mudah terlacak.

Ia menjual banyak data, baik institusi dalam maupun luar negeri. Akan tetapi, belum diketahui apakah data tersebut merupakan rahasia atau tidak.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

7 Fakta Hacker Bjorka Ditangkap Siber Polda Metro Jaya

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!