Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Minggu, 14 SEPTEMBER 2025 • 17:40 WIB

Banyak Disorot, Polri Harus Tingkatkan Kepercayaan Publik

Banyak Disorot, Polri Harus Tingkatkan Kepercayaan PublikMantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD. (Instagram/@mohmahfudmd)

INDOZONE.ID - Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD, menilai Polri harus meningkatkan kepercayaan publik sebagai bagian dari upaya reformasi institusi kepolisian.

Ini menjadi hal penting, karena dinilai akan berpengaruh pada efektivitas proses penegakan hukum yang dilakukan Polri. Apalagi, sorotan masyarakat masih tertuju pada institusi ini, setelah beberapa peristiwa yang terjadi saat demonstrasi akhir Agustus 2025 lalu.

"Solusi fundamental bagi Polri adalah kembali pada jati dirinya. Tri Brata dan Catur Prasetya harus dihayati, dengan berpegang teguh pada Pancasila dan UUD 1945, agar Polri tetap dipercaya rakyat sebagai penjaga hukum dan NKRI,” kata Mahfud dalam pernyataannya, dikutip Minggu (14/9/2025).

Baca juga: Kompolnas Ingatkan 3 Hal Ini dalam Upaya Reformasi Polri

Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Kalemdiklat) Polri Komjen Pol. Chryshnanda Dwilaksana, sependapat dengan Mahfud bahwa Polri butuh perubahan.

Chryshnanda menekankan pentingnya transformasi pendidikan Polri berbasis moralitas, literasi, dan dialog peradaban.

"Smart policing dan media policing adalah kunci, namun yang terpenting adalah menjaga kepercayaan publik dengan menjauhi korupsi, arogansi, dan keberpihakan pada kejahatan," ujar Chryshanda.

Dengan perubahan total itu, diharapkan masyarakat dapat lebih menerima keberadaan Polri sehingga kinerja dalam menegakkan hukum semakin meningkat.

Baca juga: Reformasi Kepolisian hingga Komisi Independen, Ini Poin Penting Dialog Peesiden Prabowo–Gerakan Nurani Bangsa

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto disebut akan membentuk komisi untuk mengevaluasi dan mereformasi Polri. Hal ini disampaikan usai Presiden melakukan pertemuan dengan perwakilan Gerakan Nurani Bangsa (GNB) di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Kamis (11/9/2025).

GNB menyampaikan langsung aspirasi dan tuntutan masyarakat sipil kepada Presiden Prabowo dalam pertemuan yang berlangsung selama tiga jam. Pertemuan tersebut turut dihadiri beberapa menteri Kabinet Merah Putih 

"Tadi juga disampaikan oleh GNB, perlunya evaluasi dan reformasi kepolisian, yang disambut juga oleh Pak Presiden (yang) akan segera membentuk tim atau komisi reformasi kepolisian. Saya kira ini juga atas tuntutan dari masyarakat yang cukup banyak," kata anggota GNB, Pendeta Gomar Gultom, saat jumpa pers.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ANTARA

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Banyak Disorot, Polri Harus Tingkatkan Kepercayaan Publik

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!