INDOZONE.ID - Video pendek berisi program terobosan Presiden Prabowo Subianto diputar di sejumlah bioskop sebelum film utama. Istana menegaskan penayangan ini sah saja selama sesuai aturan dan tidak mengganggu kenyamanan penonton.
Sejumlah warganet pun membagikan klip program Presiden Prabowo yang tayang sebelum film disajikan.
Menanggapi pro dan kontra dari netizen terkait video tersebut, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, menilai penggunaan ruang publik untuk menyampaikan pesan pemerintah bukan hal baru.
“Tentunya, sepanjang tidak melanggar aturan, tidak mengganggu kenyamanan, keindahan, maka penggunaan media publik untuk menyampaikan sebuah pesan tentu sebuah hal yang lumrah,” ujarnya dilansir Antara, Minggu (14/9).
Video berdurasi singkat itu menampilkan cuplikan kegiatan Presiden, pernyataan langsung, hingga data capaian program pemerintah.
Nih yg kepo video Prabowo di bioskop.
— 다크 인돈 ⚫️ (@rafenditya) September 13, 2025
Menuju Indonesia Emas 2045 Hijriah 😍 pic.twitter.com/lJHt4X8qTx
Beberapa poin yang ditampilkan, yakni produksi beras nasional mencapai 21,76 juta ton hingga Agustus 2025.
Beroperasinya 5.800 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), hingg peluncuran 80.000 kelembagaan Koperasi Desa Merah Putih dan 100 Sekolah Rakyat.
Selain itu, video juga menyoroti Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sejak diluncurkan pada Januari 2025 sudah menjangkau 20 juta penerima manfaat.
Dalam salah satu klip yang beredar, video program Prabowo diputar sebelum film dimulai. Pihak bioskop juga menampilkan peringatan agar penonton tidak merekam layar. Setelah tayangan berakhir, barulah film utama berjalan seperti biasa.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Antara