Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Sabtu, 28 JUNI 2025 • 21:07 WIB

Heboh Prajurit TNI AL Dikeroyok di Malang, Polisi Dapat Bantuan TNI Buru Pelakunya

Heboh Prajurit TNI AL Dikeroyok di Malang, Polisi Dapat Bantuan TNI Buru PelakunyaIlustrasi pengeroyokan. (freepik).

INDOZONE.ID - Seorang prajurit TNI AL dikeroyok oleh sejumlah orang di Terminal Arjosari, Kota Malang, Jawa Timur. Polisi sendiri langsung dibantu TNI dalam mencari para pelaku pengeroyokan terhadap korban.

Peristiwa pengeroyokan itu juga tengah viral di media sosial salah satunya diviralkan oleh akun Instagram indonesiatimework. Dalam postinganya, tampak video menampilkan suasana di lokasi kejadian yang memperlihatkan korban bersimbah darah.

"Kejadian bermula saat korban menegur sejumlah calo dan preman terminal agar tidak meminta pungli pada bus. Teguran memicu kemarahan dan korban diserang oleh sekitar 15 orang," tulis akun tersebut dalam postinganya seperi dilihat pada Sabtu (28/6/2025).

Baca juga: Puluhan Robot Polisi Super Canggih Siap Dipamerkan di Puncak Hari Bhayangkara Ke-79 Polri, Ini Fungsinya!

Berdasarkan informasi, peristiwa pengeroyokan itu sendiri terjadi pada Kamis, 26 Juni 2025 yang lalu. Korban sendiri mengalami luka parah usai dikeroyok.

Disebutkan jika sudah ada tiga pelaku yang sudah berhasil ditangkap. Sisa pelaku yang lainnya disebut hingga kini masih berkeliaran.

Menyikapi hal tersebut, Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Mabes TNI, Mayjen Kristomei Sianturi menyebut pihaknya akan membantu pihak kepolisian setempat untuk memburu pelaku.

"TNI akan membantu penuh pihak kepolisian dalam memburu dan menangkap para pelaku,” kata Kristomei," kata Kristomei.

Baca juga: Viral Kecelakaan di Tol Cikampek Buat Jalanan Dipenuhi Ikan Lele, Begini Kronologinya

Kristomei menyebut perbantuan ke pihak kepolisian jiga sebagai bentuk pemberian rasa aman untuk masyarakat.

"Data para pelaku sudah kita dapatkan. Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat dan memberantas segala bentuk premanisme yang meresahkan," paparnya.

"Siapa pun pelakunya, akan diproses secara hukum untuk mendapatkan efek Jera. Kami menyerukan kepada seluruh elemen masyarakat untuk tidak takut melaporkan tindakan premanisme. Negara tidak boleh kalah oleh Preman," pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Langsung

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Heboh Prajurit TNI AL Dikeroyok di Malang, Polisi Dapat Bantuan TNI Buru Pelakunya

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!