INDOZONE.ID - Kim Jong Un, pemimpin tertinggi Korea Utara, kini berada di bawah pengawasan keamanan yang lebih ketat setelah menerima ancaman pembunuhan.
Menurut Badan Intelijen Nasional Korea Selatan (NIS), informasi ini disampaikan dalam sebuah rapat tertutup dengan anggota parlemen Korea Selatan pada Selasa (29/10/2024), seperti dilansir dari media lokal, Yonhap.
Dalam pertemuan tersebut, anggota parlemen Lee Seung Kweun menyatakan bahwa terdapat kemungkinan nyata terhadap "upaya pembunuhan" terhadap pemimpin Korea Utara itu.
Baca Juga: Pembelot Korea Utara Kembali Menerbangkan 330 Balon Berisi Sampah
Namun, hingga kini belum ada rincian lebih lanjut mengenai siapa yang mungkin berada di balik ancaman ini atau motif di baliknya.
NIS, yang memiliki tugas memantau perkembangan keamanan di Korea Utara, belum memberikan keterangan resmi lebih lanjut mengenai penyelidikan atau upaya yang dilakukan untuk mencegah kemungkinan ancaman tersebut.
Baca Juga: Korea Selatan Gelar Latihan Tembak di Pulau Perbatasan, Respons Provokasi Korea Utara
Peristiwa ini menambah ketegangan di kawasan, mengingat situasi keamanan yang sensitif di Semenanjung Korea.
Ancaman pembunuhan Kim Jong Un ini memperlihatkan risiko besar yang dihadapi para pemimpin dalam lingkungan politik yang penuh konflik.
Pihak keamanan di Pyongyang dipastikan akan memperketat langkah-langkah perlindungan untuk menjamin keselamatan Kim Jong Un dari potensi ancaman di masa mendatang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Yonhap