Hong Kong Siap Meluncurkan ETF Bitcoin Spot Pertama: Langkah Cepat dalam Pemulihan Pusat Keuangan Asia
INDOZONE.ID - Hong Kong akan segera menjadi pusat perhatian dalam dunia kripto dengan persetujuan ETF Bitcoin Spot pertamanya yang diharapkan diumumkan dalam waktu dekat.
Dengan ini, Hong Kong akan menjadi kota pertama di Asia yang menawarkan ETF tersebut, melebihi perkiraan industri tentang peluncuran tahun ini.
Upaya untuk meningkatkan daya tarik Hong Kong dalam perdagangan keuangan telah menjadi fokus otoritas setempat, terutama setelah kehilangan statusnya sebagai pusat keuangan global akibat pembatasan selama pandemi dan ketegangan geopolitik antara China dan AS.
Baca Juga: Danramil Letda OS Tewas di Tangan OPM, Mabes TNI: Pelanggaran HAM Berat!
Adrian Wang, CEO Metalpha, sebuah perusahaan manajer kekayaan kripto di Hong Kong, menyatakan pentingnya langkah ini dalam menarik investasi global dan meningkatkan adopsi kripto.
Langkah ini mengikuti peluncuran ETF Bitcoin Spot pertama di AS pada Januari 2024, yang berhasil menarik arus masuk bersih sekitar USD 12 miliar.
Dengan kenaikan nilai Bitcoin lebih dari 60% tahun ini dan mencapai level tertinggi sepanjang masa pada bulan Maret, minat terhadap kripto semakin meningkat.
Paling tidak, empat manajer aset dari Tiongkok daratan dan Hong Kong telah mengajukan permohonan untuk meluncurkan ETF, termasuk China Asset Management, Harvest Fund Management, dan Bosera Asset Management di Hong Kong.
Baca Juga: Antisipasi Arus Balik Lebaran 2024: 520 Ribu Mobil Diprediksi Padati Tol Cipularang-Padaleunyi
Meskipun demikian, pihak berwenang seperti Komisi Sekuritas dan Berjangka (SFC) Hong Kong serta perusahaan terkait menolak berkomentar secara resmi.
Dengan demikian, langkah Hong Kong dalam menyetujui ETF Bitcoin Spot pertamanya diyakini akan membawa dampak signifikan pada pasar kripto secara global, sementara juga membuka peluang baru bagi investor dan pelaku pasar di Asia.
Sebagai disclaimer, setiap keputusan investasi harus dipertimbangkan dengan matang oleh pembaca dengan memperhatikan risiko yang terkait.
Konten ini adalah kiriman dari Z Creators Indozone.Yuk bikin cerita dan konten serumu serta dapatkan berbagai reward menarik! Let's join Z Creators dengan klik di sini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Bloomberg