Warga dan Organisasi Keagamaan di Korea Selatan Rayakan Natal dengan Gelar Aksi di Kedutaan Besar Israel Tuntut Perdamaian
INDOZONE.ID - Pada malam perayaan Natal, suasana solidaritas tercipta melalui aksi bersatu yang melibatkan anggota dari 13 organisasi yang berbeda di Korea Selatan.
Di tengah semaraknya perayaan Natal, ketegangan di wilayah Palestina, khususnya di Gaza, memunculkan keprihatinan yang mendalam di kalangan kelompok ini.
Salah satunya adalah Dewan Rumah Berbagi Keuskupan Seoul dari Gereja Ortodoks Korea, yang menjadi salah satu pendorong utama di balik aksi Ekaristi Syukur Bersatu ini.
Baca Juga: Putri Candrawathi Dapat Remisi Natal, Ferdy Sambo dkk Tak Dapat
Aksi tersebut diadakan di lokasi yang sangat strategis, di depan Gedung Hyoryeong di Jongno-gu, Seoul yang merupakan Kedutaan Besar Israel, pada Senin (25/12/2023).
Tujuan dari pertemuan ini sangat jelas: menentang keras segala bentuk kekerasan dan perang yang meresahkan di Gaza, serta mendoakan dengan sungguh-sungguh agar kedamaian segera menyelimuti wilayah yang dilanda konflik tersebut.
Partisipan dari berbagai lapisan masyarakat, anggota organisasi keagamaan hingga individu yang peduli akan perdamaian, hadir untuk mengekspresikan kepedulian dan keinginan mereka akan perubahan positif.
Baca Juga: Solidaritas ke Warga Palestina, Perayaan Natal di Betlehem Sepi seperti Kota Hantu
Mereka memohon kepada dunia untuk bersatu dalam upaya menjaga kemanusiaan, mendesak agar solusi damai segera ditemukan dalam situasi yang terus memburuk di Palestina.
Pesan perdamaian dan harapan bagi masa depan tersebar melalui doa-doa yang diucapkan secara bersama-sama di malam yang sakral ini.
Nuansa Natal yang penuh kasih dan kerukunan menjadi landasan yang kuat bagi aksi ini, menginspirasi para peserta untuk memperjuangkan perdamaian di tengah kerasnya konflik yang terus berkecamuk.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Naver.com