Konten ini adalah kiriman dari Z Creators Indozone.Yuk bikin cerita dan konten serumu serta dapatkan berbagai reward menarik! Let's join Z Creators dengan klik di sini.
INDOZONE.ID - Perang Hamas dengan Israel di Jalur Gaza Palestina kembali memanas. Serangan tiba-tiba Hamas kemudian di balas Israel.
Dikutip dari Al Jazeera, sebanyak, 300 ribu tentara cadangan disiapkan untuk menyerang Gaza. Pengerahan tentara secara besar-besaran itu diduga karena Israel panik diserbu bertubi-tubi oleh pasukan Hamas.
Bahkan penduduk Israel yang berada di luar negeri mendapatkan panggilan perang. Peristiwa ini belum pernah terjadi sebelumnya.
Israel mengakui bahwa tentara Hamas masih terus berdatangan dari Gaza. Namun, mereka mengklaim telah berhasil mengambil alih kontrol semua komunitas di sekitar Gaza yang sebelumnya diserang pasukan Hamas.
Baca Juga: Polda Metro Musnahkan Barang Bukti Narkoba dari 1.548 Kasus: Ratusan Kilo Ganja hingga Sabu
Pertempuran masih terjadi di tiga kota Israel, yakni Karmia, Ashkelon, dan Sderot. Sirene juga masih terdengar di Jerusalem dan Tel Aviv.
Tidak cukup dengan mengerahkan pasukan besar-besaran, Israel mengumumkan memblokade sepenuhnya Gaza.
Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant menyatakan, pihak berwenang akan memutus aliran listrik serta memblokir masuknya makanan dan bahan bakar sebagai bagian dari blokade total di Gaza. Jalur Gaza dikuasai Hamas, sedangkan Tepi Barat oleh Fatah.
Jalur Gaza menjadi salah satu wilayah terpadat di dunia yang dihuni sekitar 2,3 juta penduduk.
Baca Juga: Erick Thohir Jadi Menko Marves Gantikan Luhut yang Lagi Berobat di Singapura
Kami melakukan pengepungan total terhadap Gaza. Tidak ada listrik, tidak ada makanan, tidak ada air, tidak ada gas, semuanya ditutup,” ujar Gallant dikutip Al Jazeera.
Kondisi itu kian membuat situasi di Gaza mengenaskan. Sebab, ketika menyatakan perang dan menyerang balik, Israel mengebom dengan membabi buta.
Tentara Israel menyatakan telah menyerang seribu sasaran di Gaza. Termasuk posisi militer, rumah para pemimpin Hamas, serta bank-bank yang dijalankan Hamas.
Namun, di lapangan, mayoritas yang terkena bom adalah permukiman penduduk. Doctors without Borders (MSF) mengungkapkan, pasukan Israel juga menyerang Indonesian Hospital dan Nasser Hospital di wilayah selatan Gaza.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Z Creators