Jumat, 15 MEI 2026 • 11:30 WIB

Tragis! Lima Warga Italia Tewas saat Menyelam di Gua Laut Maladewa

Author

Tampilan udara resor W Maldives di Maladewa. (W Maldives)

INDOZONE.ID - Lima warga negara Italia dilaporkan tewas dalam insiden tragis saat melakukan penyelaman scuba di kawasan Maladewa.

Kecelakaan itu terjadi di Vaavu Atoll, salah satu destinasi menyelam populer di negara kepulauan di Samudra Hindia tersebut.

Otoritas setempat menyebut insiden ini sebagai salah satu kecelakaan menyelam paling tragis yang pernah terjadi di Maladewa dalam beberapa tahun terakhir. 

Hingga kini, tim penyelamat baru berhasil menemukan satu jenazah, sementara empat korban lainnya diyakini masih berada di dalam sistem gua bawah laut yang memiliki kedalaman sekitar 60 meter.

Baca juga: Dua Remaja Laki-Laki Hanyut di Sungai Bedadung Jember, Saat Mandi dan Menyelam

Diduga Jelajahi Gua Laut Sedalam 50 Meter

Kementerian Luar Negeri Italia pada Kamis (14/5/2026) mengonfirmasi bahwa lima warganya meninggal dunia saat melakukan perjalanan menyelam di Vaavu Atoll, wilayah yang terletak di selatan ibu kota Malé.

Dalam pernyataan singkatnya, pihak kementerian menyebut para penyelam diduga mengalami kecelakaan ketika mencoba menjelajahi gua bawah laut di kedalaman sekitar 50 meter.

Universitas Genoa kemudian mengungkap bahwa para korban terdiri dari seorang profesor biologi kelautan, putrinya, serta dua peneliti muda. Mereka diketahui tidak kembali setelah melakukan penyelaman gua laut dalam.

Baca juga: Viral! Pengakuan Prajurit TNI Berhasil Lolos dari Serangan OPM: Menyelam dalam Sungai

Operasi Pencarian Besar-besaran Dilakukan

Pasukan Pertahanan Nasional Maladewa (MNDF) mengerahkan pesawat dan kapal cepat untuk melakukan pencarian setelah kelima penyelam dilaporkan hilang pada Kamis sore waktu setempat.

Sejauh ini satu jenazah berhasil ditemukan di dalam gua tempat para penyelam berada,” demikian pernyataan MNDF.

Pihak berwenang menduga empat korban lainnya masih berada di dalam gua yang sama. Area tersebut diketahui memiliki jalur sempit dan kedalaman mencapai sekitar 60 meter, sehingga menyulitkan proses evakuasi.

Tim penjaga pantai juga tetap berada di lokasi sepanjang malam guna mengoordinasikan operasi pencarian. Penyelam tambahan dikerahkan untuk membantu proses penyisiran bawah laut.

Cuaca Buruk Diduga Memperparah Situasi

Kepolisian Maladewa menyatakan kondisi cuaca di kawasan Vaavu Atoll sedang buruk pada hari kejadian. Bahkan, peringatan kuning telah dikeluarkan bagi kapal penumpang dan nelayan karena gelombang laut yang tidak bersahabat.

Faktor cuaca diyakini menjadi salah satu penyebab yang memperumit penyelaman maupun proses penyelamatan para korban.

Maladewa Populer untuk Wisata Selam

Maladewa selama ini dikenal sebagai destinasi wisata mewah dengan keindahan bawah laut yang menarik banyak penyelam dari berbagai negara. Wisatawan biasanya menginap di resor-resor terpencil atau kapal khusus penyelaman yang beroperasi di sekitar atol.

Meski begitu, kecelakaan terkait aktivitas menyelam dan olahraga air tetap beberapa kali terjadi dalam beberapa tahun terakhir.

Pada Desember lalu, seorang wisatawan wanita asal Inggris meninggal dunia saat menyelam di Maladewa. Suaminya yang berusia 71 tahun juga meninggal beberapa hari kemudian setelah jatuh sakit akibat syok dan kondisi kesehatan yang memburuk.

Sementara itu, seorang turis Jepang berusia 26 tahun sempat dilaporkan hilang setelah melakukan penyelaman di dekat ibu kota pada Juni tahun lalu.

Media lokal melaporkan setidaknya 112 wisatawan meninggal dalam insiden terkait laut di Maladewa selama enam tahun terakhir. Dari jumlah tersebut, 42 korban di antaranya terkait kecelakaan menyelam maupun snorkeling.

Otoritas Maladewa hingga kini masih melanjutkan proses pencarian untuk menemukan seluruh korban yang belum berhasil dievakuasi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Reuters.com

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU