Rabu, 18 MARET 2026 • 09:23 WIB

Pejabat Kontraterorisme AS Joe Kent Mengundurkan Diri, Tolak Kebijakan Perang Iran

Author

Pejabat Antiteror AS, Joe Kent. (REUTERS/Elizabeth Frantz)

INDOZONE.ID - Direktur Pusat Kontraterorisme Nasional Amerika Serikat, Joe Kent mengundurkan diri pada Selasa (17/3/2026) waktu setempat. Pengunduran diri ini sebagai bentuk protesnya terhadap perang AS-Israel dengan Iran.

Sekadar diketahui. Kent adalah sosok pendukung setia Presiden AS, Donald Trump. Namun kini ia mengejutkan publik dengan pengunduran diri tersebut.

Dalam surat pengunduran dirinya yang diunggah di platform X, Kent menegaskan bahwa ia tidak bisa lagi mendukung kebijakan pemerintahan Trump.

Baca juga: Donald Trump Bete Sekutu AS Enggan Kirim Kapal ke Selat Hormuz

“Saya tidak bisa, dengan hati nurani yang bersih, mendukung perang yang sedang berlangsung di Iran. Iran tidak menimbulkan ancaman langsung bagi negara kita, dan jelas bahwa perang ini terjadi karena tekanan dari Israel dan lobi kuatnya di Amerika.”

Kent sebenarnya memuji kebijakan luar negeri Trump pada periode pertama, termasuk operasi militer yang menewaskan Qassem Suleimani serta upaya mengalahkan ISIS tanpa terjebak dalam “perang tanpa akhir”.

Namun, ia menilai arah kebijakan tersebut kini berubah karena pengaruh pihak luar.

“Di awal pemerintahan ini, pejabat tinggi Israel dan tokoh media Amerika melancarkan kampanye misinformasi yang merusak agenda America First dan mendorong sentimen pro-perang,” tulisnya.

Ia juga memperingatkan bahwa narasi ancaman Iran dianggap dilebih-lebihkan, bahkan menyamakan situasi ini dengan alasan yang digunakan untuk membawa AS ke perang Irak di masa lalu.

Respons Trump soal Kent

Menanggapi pengunduran diri Kent, Trump memberikan komentar tajam saat acara Hari St. Patrick di Gedung Putih.

“Saya pikir dia orang baik, tapi saya juga selalu menilai dia lemah dalam hal keamanan,” kata Trump.

Trump menegaskan, Iran adalah ancaman nyata bagi dunia, dan menyebut pernyataan Kent sebagai alasan mengapa ia tidak layak berada dalam pemerintahan.

Baca juga: Iran Konfirmasi Ali Larijani Tewas dalam Serangan Israel di Teheran, Konflik Makin Memanas!

“Ketika seseorang bekerja dengan kita tapi menganggap Iran bukan ancaman, kita tidak butuh orang seperti itu. Mereka bukan orang yang cerdas atau paham situasi.”

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: The Guardian

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU