Kamis, 12 FEBRUARI 2026 • 09:05 WIB

Jalan-Jalan Tua di Inggris Sebabkan Kerugian Ekonomi Miliaran Poundsterling

Author

Ilustrasi kondisi jalan di Inggris (freepik). 

INDOZONE.ID - Jalan raya Inggris yang sebagian besar dibangun era 1960-an dan 1970-an kini mencapai akhir masa pakainya. 

Koresponden BBC, Alex Forsyth, melaporkan National Highways memprediksi peningkatan signifikan pekerjaan jalan

Nicola Bell, direktur eksekutif badan pengelola jalan tol Inggris, menegaskan investasi yang tertunda puluhan tahun kini harus dibayar. 

Pengemudi HGV Brett Baines merasakan proyek perbaikan 'seperti tidak pernah selesai—berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun'.

Baca juga: Iran Tegas ke AS: Program Rudal Bukan Bahan Negosiasi

£4 Miliar Melayang Tiap Tahun

Data Departemen Perhubungan mencatat: sepanjang 2022-2023, sebanyak 2,2 juta pekerjaan jalan di Inggris menimbulkan kerugian ekonomi £4 miliar akibat gangguan perjalanan. 

Angela Collinge, pemilik toko hewan Amber Pets di Rochdale, kehilangan pelanggan karena kemacetan 'mengerikan setiap pagi'. 

Utilitas sedang ditingkatkan, tapi koordinasi buruk membuat proyek sambung-menyambung tanpa jeda.

Izin Darurat Disalahgunakan

Sumber frustrasi terbesar adalah immediate permit—izin yang memungkinkan perusahaan utilitas bekerja darurat dan hanya memberi tahu dewan enam jam kerja setelahnya. 

Baca juga: Iran Bakal Hancurkan Pangkalan AS di Teluk Persia jika Diserang Duluan

Laporan Komite Transportasi House of Commons mengungkap, hampir sepertiga pekerjaan jalan di Inggris pada 2023-24 menggunakan izin ini. 

Sebuah dewan bahkan melaporkan alasan 'darurat': saluran telepon berisik, padahal sudah diketahui berminggu-minggu. 

Nick Adams-King dari Dewan Hampshire menyesalkan celah ini. Denda yang baru dinaikkan jadi £240 per pelanggaran belum cukup membuat jera.

Baca juga: Jejak Unggahan Serangan Rasis Donald Trump terhadap Barack Obama Berbuntut Panjang

Wisley Gardens Rugi £14 Juta

Dampak pekerjaan jalan tak pandang bulu. RHS Wisley, kebun bersejarah di dekat persimpangan M25, kehilangan hampir £14 juta dan 350.000 pengunjung selama 3,5 tahun proyek peningkatan jalan senilai £300 juta. 

Direktur RHS Clare Matterson pasrah: 'Kami tak menolak perbaikan, tapi haruskah selama ini?' National Highways berdalih cuaca ekstrem menjadi biang penundaan.

Solusi: Kejutan Pendek dan Sewa Lajur

Di M27 Hampshire, proyek desa berkebun 6.000 rumah menerapkan metode terowongan beton digeser ke bawah jalan—menutup total ruas tol selama Natal dan pekerjaan rampung singkat. 

Baca juga: AS vs Iran Memanas Lagi: Diplomasi Jalan, Ancaman Perang Timur Tengah Kian Nyata

John Beresford menyebutnya 'kejutan pendek yang brutal tapi efektif'. Skema lane rental yang mengenakan biaya hingga £2.500 per hari pada jam sibuk dinilai efektif mempercepat pekerjaan. 

Namun Clive Bairsto dari Streetworks UK memperingatkan biaya ini akan dibebankan ke konsumen.

Tiga Kata Kunci Tanpa Jawab Instan

Keluhan warga bermuara pada tiga hal: koordinasi, komunikasi, dan durasi. Warga seperti David di Clanfield ingin komunikasi lebih baik. 

Pemerintah berjanji menggelontorkan £25 miliar untuk jalan strategis periode 2026-2031. 

Baca juga: Soal Kasus Berkas Epstein, Eks Istri Minta Bill Gates Bersikap Jujur

Dengan infrastruktur menua dan ambisi ekonomi menggebu, pekerjaan jalan dipastikan tetap jadi pemandangan sehari-hari. 

Pertanyaannya: mampukah Inggris mengelola gangguan ini lebih cerdas—demi kelancaran logistik dan ketenangan 40 juta pengemudinya?

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: BBC

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU