Setelah Tangkap Nicolas Maduro, Donald Trump Kembali Bikin Geger dengan Ambisi Caplok Greenland
INDOZONE.ID - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump kembali membuat pernyataan kontroversial. Setelah menangkap Presiden Venezuela, Nicolas Maduro dalam operasi militer, Trump ingin mencaplok Greenland ke dalam wilayah AS.
Pernyataan Trump tersebut tentu mengejutkan banyak pihak. Perdana Menteri Denmark, Mette Frederiksen langsung merespons pernyataan Trump dengan menyebut tindakannya harus dihentikan.
"Kami membutuhkan Greenland demi keamanan nasional,” kata Trump kepada wartawan saat berada di pesawat Air Force One pada Minggu (4/1/2026).
Baca juga: Donald Trump Akui Tonton Langsung Penangkapan Nicolas Maduro: Seperti Nonton Televisi
Menurut Trump, pulau tersebut memiliki posisi yang sangat strategis untuk militer AS.
"Saat ini Greenland dipenuhi kapal Rusia dan China," tambah Trump.
Bahkan dalam kesempatan itu, Trump menyindir Denmark yang hanya menambah satu kereta luncur anjing untuk keamanan negaranya.
Merespons pernyataan Trump, Perdana Menteri Denmark, Mette Frederiksen menolak dengan tegas.
"Tidak masuk akal sama sekali membicarakan bahwa Amerika Serikat perlu mengambil alih Greenland. AS tidak memiliki hak untuk mencaplok satu pun dari tiga wilayah dalam Kerajaan Denmark,” tegas Frederiksen dalam pernyataan resminya.
Lalu Kenapa Trump Sangat Menginginkan Greenland?
Donald Trump selalu memakai alasan keamanan nasional untuk membenarkan niatnya mencaplok Greenland. Pulau terbesar di dunia itu terletak strategis di Samudra Arktik, di jalur pelayaran penting global, dan secara geografis merupakan bagian dari Amerika Utara.
Seiring pemanasan global, semakin banyak jalur pelayaran di kawasan Arktik yang terbuka, membuat posisi Greenland kian vital secara geopolitik.
Amerika Serikat sendiri sudah memiliki perjanjian pertahanan dengan Greenland sejak 1951. Saat ini, sekitar 150 personel militer AS ditempatkan di Pangkalan Antariksa Pituffik, yang berfokus pada deteksi rudal dan pengawasan luar angkasa.
Baca juga: Donald Trump Pamer Foto Nicolas Maduro saat Ditangkap, Tangan Diborgol dan Mata Ditutup
Namun, menurut Ian Lesser, peneliti senior di German Marshall Fund of the US, Washington sejatinya sudah memiliki pijakan keamanan yang cukup di Greenland. Ia menilai, ambisi pemerintahan Trump kemungkinan lebih berkaitan dengan sumber daya alam.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Euro News