Jumat, 28 NOVEMBER 2025 • 06:15 WIB

FBI Grebek Sejumlah Rumah Terkait Penembakan Dua Anggota Garda Nasional Dekat Gedung Putih

Author

Foto anggota Garda Nasional Andrew Wolfe dan Sarah Beckstrom, serta foto tersangka penembakan Rahmanullah Lakanwal, ditampilkan dalam konferensi pers otoritas AS di Washington DC, 27 November 2025. (REUTERS/Nathan Howard)

INDOZONE.ID - Penyelidikan FBI atas penembakan Garda Nasional terus berkembang setelah insiden yang mengguncang keamanan di pusat ibu kota Amerika Serikat tersebut. 

FBI menggerebek beberapa rumah di negara bagian Washington dan San Diego pada Kamis (27/11/2025) sebagai update investigasi penembakan dua anggota Garda Nasional yang terjadi hanya beberapa langkah dari Gedung Putih.

Dalam konferensi pers, Direktur FBI Kash Patel menjelaskan bahwa sejumlah perangkat elektronik seperti ponsel, iPad, dan laptop disita dari rumah yang digerebek FBI pasca insiden dekat Gedung Putih. 

Baca juga: Washington DC Mencekam, Dua Prajurit National Guard Tertembak Dekat Gedung Putih

Keluarga tersangka juga telah dimintai keterangan guna memperkuat bukti-bukti yang dikumpulkan.

Dua anggota Garda Nasional yang menjadi korban adalah Sarah Beckstrom (20) dan Andrew Wolfe (24). 

Mereka diserang mendadak oleh seorang pria bersenjata ketika sedang berpatroli di sekitar area Gedung Putih pada Rabu sore. 

Baca juga: Kesepakatan Trump dan Korea Selatan Tertunda karena Isu Kapal Selam Nuklir

Penyerang menggunakan revolver .357 Magnum dan menembak Beckstrom hingga terjatuh sebelum kembali melepaskan tembakan kedua serta menghujani peluru ke arah Wolfe.

Pemerintah AS memastikan upaya hukum maksimal akan ditempuh. 

Jaksa Agung Pam Bondi menyebut pelaku akan didakwa atas tindak terorisme dengan kemungkinan hukuman penjara seumur hidup.

Pelaku yang diidentifikasi sebagai Rahmanullah Lakanwal (29) sempat bekerja bersama pasukan mitra AS di Afghanistan. 

Ia tiba di Amerika pada 2021 melalui program pemukiman ulang Operation Allies Welcome, yang diperuntukkan bagi warga Afghanistan yang membantu AS dan menghadapi ancaman Taliban setelah penarikan pasukan.

Kondisi Beckstrom masih sangat kritis. Ayahnya mengatakan kepada New York Times bahwa putrinya kemungkinan tidak mampu bertahan.

Jeff Carroll dari Kepolisian Metropolitan menegaskan pelaku bertindak sendirian. Ia diketahui menempuh perjalanan darat dari Washington State menuju ibu kota dengan niat melakukan aksi tersebut.

Presiden Donald Trump mengecam penembakan itu sebagai “aksi teror yang dipenuhi kebencian”.

Pemerintahannya juga menyatakan bakal meninjau seluruh kasus perlidnu yang disetujui pada era pemerintahan Joe Biden.

Meski belum ada bukti kesalahan prosedur, pejabat Gedung Putih menuding pemerintahan sebelumnya gagal menerapkan pemeriksaan latar belakang yang ketat terhadap Lakanwal.

Menurut pejabat terkait, Lakanwal baru memperoleh status pelaku telah memperoleh hak tinggal atas dasar perlindungan kemanusiaan pada April 2025, tiga bulan setelah Trump kembali menjabat. 

Ia juga tidak memiliki catatan kriminal sebelumnya.

Untuk sementara, US Citizenship and Immigration Services menghentikan pengurusan imigrasi bagi warga Afghanistan hingga evaluasi keamanan selesai.

Wakil Presiden JD Vance menyebut penembakan ini sebagai bukti pentingnya pembatasan imigrasi dan penegakan hukum terhadap imigran ilegal. 

Namun kebijakan tersebut menuai kritik karena dianggap menyapu bersih semua imigran tanpa melihat status hukum dan rekam jejak mereka.

Dua korban penembakan merupakan bagian dari misi penegakan keamanan yang diperintahkan Trump sejak Agustus dan sempat digugat pemerintah kota Washington DC. 

Setelah insiden ini, Trump mengerahkan 500 personel Garda Nasional tambahan, melengkapi sekitar 2.200 pasukan yang telah ditempatkan sebelumnya.

Trump berkali-kali mengklaim situasi lebih aman berkat kehadiran mereka, meski data resmi kepolisian menunjukkan hal yang berbeda.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Reuters

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU