Minggu, 23 NOVEMBER 2025 • 23:15 WIB

7 Pesan Wapres Gibran Rakabuming di G20: Revolusi AI yang Lebih Adil

Author

Wakil Presiden Gibran Rakabuming di G20 Africa. (Instagram/@Setwapres)

INDOZONE.ID - Dalam KTT G20 di Johannesburg, Wakil Presiden Gibran Rakabuming mendorong kerja sama global yang lebih adil dalam menghadapi revolusi industri berbasis AI.

Ia menegaskan pentingnya hilirisasi, penguatan industri dalam negeri, serta kemitraan setara agar teknologi baru memberi manfaat untuk semua negara.

1. Revolusi AI Harus Adil untuk Semua Negara

Di pleno ketiga KTT G20, Gibran membuka pesannya dengan mengingatkan bahwa revolusi industri berbasis AI tidak boleh hanya menguntungkan negara tertentu. 

Menurutnya, ekosistem AI global harus dibangun secara merata agar tidak ada negara yang tertinggal.

“Revolusi industri baru ini harus memberi manfaat bagi semua negara, bukan hanya segelintir,” katanya.

2. Indonesia Pilih Jalur Hilirisasi dan Penguatan Industri

Gibran menegaskan bahwa Indonesia tetap pada komitmennya, memperkuat industri dalam negeri, memaksimalkan hilirisasi, dan memastikan kekayaan alam kembali dinikmati rakyat.

“Kami membangun industri di dalam negeri, dan memastikan rakyat kami mendapatkan manfaat dari kekayaan alam mereka sendiri,” ungkapnya.

3. Hilirisasi Bukan Berarti Indonesia Menutup Diri

Meski fokus pada penguatan industri nasional, Gibran menyebut Indonesia tetap terbuka untuk kerja sama internasional.

Ia ingin kemitraan yang setara, bukan hubungan yang berat sebelah.

Indonesia membuka ruang kolaborasi untuk investasi, alih teknologi, hingga pengelolaan mineral kritis yang bertanggung jawab.

4. Pentingnya Kepemimpinan Global di Era AI

Gibran mengingatkan bahwa dunia tidak bisa menghadapi revolusi AI sendirian. Diperlukan kepemimpinan kolektif dan koordinasi yang kuat agar teknologi tidak menciptakan ketimpangan baru.

“Hal itu membutuhkan kepemimpinan dan kerja sama,”tuturnya.

5. Indonesia Siap Jadi Jembatan Inklusi dan Inovasi

Gibran Rakabuming menyebut Indonesia memiliki posisi strategis untuk menjadi penghubung antara negara maju dan berkembang, terutama dalam isu teknologi dan inklusi.

Menurutnya, Indonesia siap memperkuat peran sebagai jembatan yang menghadirkan keseimbangan antara kemajuan dan keadilan.

6. Masa Depan Harus Dibangun di Atas Keadilan

Gibran menegaskan bahwa keadilan adalah fondasi masa depan dunia, terutama dalam pengelolaan teknologi baru dan sumber daya alam.

“Indonesia percaya masa depan harus dibangun di atas keadilan, dan keadilan bagi para pekerja," ujar Gibran.

7. Ajakan Memperkuat Komitmen G20

Di akhir pidato, Gibran berharap seluruh negara G20 memperkuat komitmen bersama untuk membangun sistem global yang lebih inklusif dan berkeadilan.

Ia menegaskan Indonesia siap bekerja sama dalam memastikan teknologi, terutama AI, membawa manfaat nyata bagi masyarakat dunia.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Setwapres

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU