Senin, 17 NOVEMBER 2025 • 08:44 WIB

China Percepat Peluncuran Antariksa Shenzhou-22 setelah Terjadi Kerusakan

Author

Roket Shenzhou-21 yang membawa astronot China. (REUTERS/Maxim Shemetov)

INDOZONE.ID - Pemerintah China bergerak cepat mempercepat jadwal peluncuran Shenzhou-22 setelah terjadinya kerusakan pada pesawat antariksa Shenzhou-20. 

Percepatan misi Shenzhou-22 China ini diambil sebagai langkah darurat untuk menjaga keselamatan astronaut dan memastikan operasional stasiun luar angkasa Tiangong tetap stabil.

Sejak 2021, serangkaian penerbangan Shenzhou berjalan mulus. Namun ketertiban itu terganggu ketika kerusakan pesawat antariksa China Shenzhou-20 ditemukan saat pesawat tersebut masih tertambat di stasiun Tiangong. 

Baca juga: Jembatan Hongqi Runtuh, Tambah Rentetan Kasus Tragedi Infrastruktur di China!

Dugaan awal menyebut pesawat itu terkena serpihan ruang angkasa yang menyebabkan retakan kecil pada jendela kapsul kembali.

Kerusakan ini memaksa tiga astronaut yang menumpang Shenzhou-20 tinggal lebih lama di orbit, sekaligus berbagi ruang dengan kru baru yang tiba dua minggu sebelumnya.

Setelah tim Shenzhou-20 berhasil pulang menggunakan Shenzhou-21, kru baru justru berada dalam posisi tanpa kendaraan cadangan untuk evakuasi darurat. 

Baca juga: China Pecat 9 Petinggi Militer karena Korupsi, Termasuk Anggota Partai

Untuk menutup celah tersebut, pemerintah China memutuskan mempercepat jadwal peluncuran Shenzhou-22, yang seharusnya dilakukan enam bulan lagi.

Peluncuran cepat ini memastikan para astronaut tetap memiliki kapsul cadangan, sekaligus menjaga ritme program luar angkasa berawak yang sempat terganggu oleh insiden Shenzhou-20.

Menurut CCTV, Shenzhou-22 akan diterbangkan tanpa awak dengan membawa suplai penuh dan peralatan tambahan untuk Tiangong. 

Dengan keberangkatan ini, kru Shenzhou-21 diperkirakan bisa kembali ke Bumi pada April 2026 setelah menyelesaikan masa tugas mereka.

Hingga kini, pemerintah China masih belum mengumumkan langkah final terkait Shenzhou-20 yang rusak. 

Para ahli memperkirakan kapal tersebut akan dilepas dari Tiangong dan diarahkan untuk terbakar di atmosfer di atas Samudra Pasifik, prosedur standar bagi pesawat yang tak lagi layak pakai.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Chinadaily.com.cn

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU