INDOZONE.ID - Kabar kurang mengenakkan datang dari Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum, yang jadi korban pelecehan seksual.
Kejadian bermula saat Presiden Sheinbaum sedang berbincang dengan warga di jalanan Mexico City. Setelahnya, seorang lelaki dengan kemeja dan potongan rambut pendek, menghampirinya dari belakang.
Tak disangka, pria tersebut berusaha mencium leher bagian belakang Presiden Claudia. Lalu, ia berusaha meraba dan memeluk Presiden Sheinbaum dari belakang.
Presiden Sheinbaum melepaskan tangan pria tersebut, lalu membalikkan badannya. Tak lama, seorang pejabat pemerintahan pun bergerak untuk memposisikan diri di antara Presiden Claudia dan pria tersebut.
Baca juga: Ledakan Dahsyat Guncang Supermarket di Meksiko, 23 Orang Tewas
Pria tersebut diarahkan untuk menjauhi Presiden Sheinbaum, yang sempat tersenyum kaku sambil berkata, “Jangan khawatir.”
Kini, pria tersebut tengah diamankan oleh pihak berwajib untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya terhadap Presiden Claudia.
Presiden Meksiko Akan Tuntut Pria Tersebut
Pada Rabu 5 November 2025, waktu setempat, dalam konferensi pers hariannya, Presiden Sheinbaum menegaskan akan menuntut pria tersebut.
Tuntutan Presiden Sheinbaum ini sekaligus simbol perlawanan pada tindakan pelecehan seksual terhadap perempuan.
"Ini adalah sesuatu yang saya alami sebagai seorang perempuan, tetapi ini adalah sesuatu yang dialami semua perempuan di negara kita," kata Sheinbaum, dikutip dari The Guardian, Kamis (6/1/2025).
"Jika saya tidak mengajukan pengaduan, bagaimana nasib semua perempuan Meksiko? Jika mereka melakukan ini kepada presiden, apa yang akan terjadi pada semua perempuan lain di negara ini?" ungkapnya.
Protokol Keamanan Presiden di Meksiko Jadi Pertanyaan
Sementara itu, kejadian ini turut menimbulkan pertanyaan perihal protokol keamanan presiden Meksiko.
Bagaimana tidak, dalam video yang menangkap pelecehan terhadap Presiden Sheinbaum, tampak pengamanannya amat longgar.
Secara umum, keamanan para pejabat pemerintahan Meksiko juga mengkhawatirkan. Sebab, sejak Presiden Sheinbaum menjabat pada 1 Oktober tahun lalu, 10 presiden kota Meksiko telah terbunuh.
Teranyar, Wali Kota Uruapan, Carlos Alberto Manzo Rodriguez, tewas ditembak oleh seorang pria saat menghadiri perayaan Hari Arwah, Sabtu 1 November 2025. Pria tersebut menembak Manzo Rodriguez tujuh kali sebelum bunuh diri.
Baca juga: Korban Tewas Akibat Banjir dan Longsor di Meksiko Bertambah Jadi 44 Orang
Sebelum kematiannya, Manzo Rodriguez sempat meminta bantuan Presiden Sheinbaum untuk menangani tindak kriminal di wilayahnya.
Pembunuhan terhadap tokoh politik di Meksiko bahkan telah terjadi sebelum pemilihan pada Juni tahun lalu, dengan 37 kandidat tewas dalam kampanye.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: The Guardian