INDOZONE.ID - Presiden Prabowo Subianto menegaskan dukungan Indonesia pada solusi dua negara untuk Palestina-Israel. Dalam pidatonya di Sidang PBB, ia menyoroti krisis kemanusiaan di Gaza dan menyerukan dunia segera hentikan perang.
Pada kesempatan yang sama, Prabowo menjelaskan bahwa Indonesia akan mengakui Israel jika Israel mengakui Palestina sebagai negara.
Berikut poin Penting dari Pidato Presiden Prabowo di PBB
1. Keprihatinan atas Krisis Kemanusiaan di Gaza
Prabowo mengawali pidatonya dengan menyinggung penderitaan warga Gaza.
“Ribuan nyawa tak berdosa, banyak di antaranya perempuan dan anak-anak, telah terbunuh. Kelaparan mengancam. Bencana kemanusiaan sedang terjadi di depan mata kita,” tegasnya.
Ia menambahkan, Indonesia mengutuk segala bentuk kekerasan terhadap warga sipil.
2. Konsistensi Indonesia pada Solusi Dua Negara
Menurut Prabowo, jalan satu-satunya menuju perdamaian hanyalah solusi dua negara.
“Oleh karena itu, Indonesia kembali menegaskan komitmennya terhadap solusi dua negara. Hanya solusi dua negara inilah yang akan membawa perdamaian,” ujarnya.
Baca juga: Di Forum PBB, Presiden Prabowo Puji Negara-negara Barat yang Akui Palestina
3. Indonesia Siap Akui Israel Jika Palestina Merdeka
Prabowo menegaskan Indonesia akan mengambil langkah berani bila Palestina meraih pengakuan penuh.
“Setelah Israel mengakui kemerdekaan dan kenegaraan Palestina, Indonesia akan segera mengakui Negara Israel dan kami akan mendukung semua jaminan keamanan Israel,” katanya.
Baca juga: Pidato Presiden Prabowo di PBB: Indonesia Siap Akui Israel Jika Palestina Merdeka
4. Pentingnya Deklarasi New York
Prabowo menyebut Deklarasi New York sebagai jalur adil menuju perdamaian. Ia menegaskan bahwa pengakuan negara harus benar-benar membawa arti perdamaian sejati, bukan sekadar formalitas.
5. Apresiasi untuk Negara-Negara yang Akui Palestina
Kepala Negara memuji langkah negara besar seperti Prancis, Kanada, Australia, Inggris, dan Portugal yang sudah mengakui Palestina.
“Pengakuan Negara Palestina adalah langkah yang tepat di sisi sejarah yang benar. Bagi mereka yang belum bertindak, kami katakan sejarah tidak berhenti,” ucapnya.
6. Ajakan Hentikan Perang di Gaza
Prabowo menekankan penghentian perang di Gaza harus jadi prioritas dunia internasional.
“Kita harus mengatasi kebencian, ketakutan. Kita harus mencapai perdamaian yang dibutuhkan umat manusia,” ungkapnya.
Baca juga: Apa Itu Solusi Dua Negara yang Diperjuangkan Indonesia untuk Palestina?
7. Komitmen Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian
Sebagai bentuk kontribusi nyata, Indonesia siap mengirim pasukan penjaga perdamaian di bawah mandat PBB.
“Kita siap mengambil bagian dalam perjalanan menuju perdamaian ini. Kita bersedia menyediakan pasukan penjaga perdamaian,” kata Prabowo menutup pidatonya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Sekretariat Presiden