Senin, 11 AGUSTUS 2025 • 16:55 WIB

Anggota Parlemen Italia Bentuk Formasi Bendera Palestina Lewat Warna Pakaian

Author

Anggota parlemen Italia dari M5S, membentuk pola bendera Palestina sebagai aksi protes. (X/@GiuseppeConteIT)

INDOZONE.ID - Parlemen Italia diwarnai aksi simbolis dari Partai Gerakan Bintang Lima (M5S) yang menyoroti perang di Gaza dan menuntut penghentian pengiriman senjata ke Israel.

Pemerintah Italia pun merespons dengan memaparkan bantuan kemanusiaan yang telah dikirim, termasuk evakuasi anak-anak Palestina untuk mendapatkan perawatan di Italia.

Anggota parlemen dari M5S duduk berbaris dengan pakaian putih, merah, hijau dan hitam. Mereka membentuk pola bendera Palestina pada Rabu, 6 Agustus 2025.

Aksi ini dilakukan saat salah satu anggota M5S, Riccardo Ricciardi berpidato mempertanyakan posisi Italia soal pengakuan Negara Palestina.

“Hari ini kami tidak akan mengibarkan bendera ini karena kalian (pemerintah) akan merobeknya,” ujarnya dikutip dari Turkiye Today, Senin (11/8/2025).

“Hari ini, kami mengenakannya di tubuh kami. Ini bendera universal mereka yang berjuang untuk kemanusiaan,” lanjutnya.

Baca juga: Inggris Siap Akui Negara Palestina, Kecuali Israel Setuju Gencatan Senjata

Ricciardi menuding pemerintah Italia bersalah karena tahu dan tetap diam serta mendukung pembantaian di Gaza.

“Bahkan keraguan menyebut ini genosida seharusnya cukup untuk menggerakkan hati nurani kalian,” tegasnya.

Respons Pemerintah Italia

Menanggapi kritik itu, Menteri Hubungan Parlemen Luca Ciriani memaparkan langkah konkret Italia. Ia menyebut pemerintah telah mengalokasikan sekitar USD 5,45 juta untuk Program Pangan Dunia (WFP) dan mengirim pasokan ke Gaza lewat misi penerjunan udara bersama Kementerian Pertahanan.

Program Food for Gaza disebut akan menjangkau lebih dari satu juta warga sipil. Italia juga membantu di sektor kesehatan, termasuk mengevakuasi 150 anak Palestina beserta keluarganya untuk perawatan di Italia.

“Secara total, lebih dari 1.000 orang telah dievakuasi dari Gaza dan diterima di Italia,” kata Ciriani.

“Kami juga bersiap menerima 50 warga Palestina lagi, termasuk 20 anak-anak,” ungkapnya.

Ciriani juga menegaskan komitmen pemerintah Italia terus memberikan bantuan langsung dan konkret ke rakyat Gaza.

“Sekaligus berkontribusi pada masa depan damai di Timur Tengah,” pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Turkiye Today

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU