Jumat, 04 JULI 2025 • 11:15 WIB

Gudang Kembang Api Meledak di California, Tujuh Orang Masih Hilang

Author

Asap tebal membumbung tinggi usai ledakan di sebuah gudang penyimpanan kembang api di Esparto, California, Amerika Serikat, pada 1 Juli 2025, dalam tangkapan layar dari sebuah video yang diunggah di media sosial. (Hudson Sheats via REUTERS)

INDOZONE.ID - Insiden ledakan hebat terjadi di sebuah gudang penyimpanan kembang api di Esparto, California Utara, pada Selasa malam, 1 Juli 2025. 

Ledakan tersebut menyebabkan dua orang luka-luka serta memicu kebakaran besar yang melanda kawasan sekitar. Hingga kini, peristiwa ini menjadi sorotan utama dalam berita ledakan gudang kembang api.

Pihak berwenang melaporkan bahwa tujuh orang masih belum diketahui nasibnya setelah insiden ledakan kembang api California tersebut. Dinas Pemadam Kebakaran Negara Bagian California menyatakan, pencarian terus dilakukan secara intensif. 

Baca juga: Gubernur California Minta Jawaban atas Penyelidikan Kebakaran Los Angeles dan Upaya Pemulihan Dipercepat

"Tujuh orang hilang akibat ledakan kembang api California ini," demikian bunyi pernyataan resmi mereka. Tim penyelamat dan penyidik saat ini bekerja sama dengan pemilik gudang untuk mencari para korban.

Sementara itu, dua orang yang sebelumnya mengalami luka-luka telah berhasil ditemukan dan kondisinya kini dilaporkan stabil.

Namun, proses evakuasi masih terhambat karena gudang tersebut menyimpan kembang api yang berpotensi meledak sewaktu-waktu.

Baca juga: Hutan Seluas San Francisco di California Terbakar, Artis-Artis Hollywood Mengungsi

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Esparto, Curtis Lawrence, menyebut situasi ini sangat rumit dan berisiko tinggi. 

"Kami menemukan puing-puing besar berserakan di area yang luas akibat ledakan ini," ungkapnya dalam konferensi pers. 

Ia juga menegaskan bahwa sepanjang hari, tim penyelamat tetap menjaga jarak aman untuk mencegah risiko lebih besar.

Namun, sikap hati-hati petugas ini menuai kemarahan dari keluarga korban. Dalam konferensi pers tersebut, seorang wanita yang kehilangan kekasih dan dua kerabatnya menyela acara untuk meluapkan amarahnya. 

Ia menuduh petugas kurang serius dalam menyelamatkan para korban yang mungkin masih terperangkap di dalam gudang.

 "Kalian terlalu lambat. Bisa saja nyawa mereka melayang karena kalian tidak bertindak cepat," ujarnya dengan nada emosional.

Insiden ledakan kembang api California ini juga berdampak pada perayaan Hari Kemerdekaan Amerika Serikat. Beberapa kota di sekitar Esparto mengumumkan pembatalan acara pesta kembang api yang rencananya digelar pada Jumat, 4 Juli mendatang.

Ledakan ini juga menjadi perhatian karena disebut sebagai salah satu ledakan yang mengguncang kawasan utara negara bagian tersebut. Meski demikian, pihak Cal Fire menyatakan bahwa peristiwa seperti ini sangat jarang terjadi. 

Sebab, gudang kembang api di California wajib mematuhi aturan ketat, baik dari pemerintah negara bagian maupun standar federal untuk penyimpanan bahan peledak.

 

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: New York Post

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU