Mantan Presiden Amaerika Serikat Joe Biden.
INDOZONE.ID - Kabar buruk datang dari mantan presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden. Dia didiagnosis menderita kanker prostat.
Bahkan, kanker tersebut telah menyebar ke tulang-tulang pria yang memimpin AS pada 2021 hingga 2025 itu.
"Pekan lalu, Presiden Joe Biden diperiksa karena temuan baru adanya benjolan di prostat setelah mengalami peningkatan gejala (masalah) saluran kemih," ucap pernyataan kantor Biden, dikutip dari ANTARA, Senin (19/5/2025).
Dalam skala Gleason, kanker prostat Biden telah menyentuh nilai 9 dari 10. Skala Gleason merupakan ukuran untuk menentukan tingkat seberapa parahkanker prostat.
"Meskipun nilai tersebut menunjukkan penyakit yang diderita bersifat lebih agresif, kanker tersebut tampaknya sensitif terhadap hormon, sehingga memungkinkan pengobatan yang efektif," menurut kantor Biden.
Baca Juga: Donald Trump Cabut Kebijakan Joe Biden soal Batasan Akses Bom 2.000 Pon ke Israel
Oleh sebab itu, keluarga Biden dikabarkan tengah mempertimbangkan pilihan metode pengobatan yang akan dijalani oleh pria berumur 82 tahun tersebut, berdasarkan saran dokter.
Presiden AS, Donald Trump, yang sempat jadi rival Biden di politik Negara Paman Sam, pun merespons kabar tak menyenangkan itu.
Trump dan sang istri, Melania Trump, mendoakan kesehatan Biden. Dia berharap Biden segera diberi kesembuhan atas penyakit yang dideritanya.
“Melania dan saya bersedih mendengar diagnosis medis terbaru Joe Biden,” tulis Trump di platform media sosialnya, dikutip dari The Guardian.
“Kami menyampaikan harapan terbaik dan terhangat kami kepada Jill dan keluarga, dan kami mendoakan Joe agar cepat pulih dan sukses,” sambungnya.
Baca Juga: Joe Biden Luncurkan Strategi Lawan Kebencian terhadap Muslim dan Arab
Selain Trump, Kamala Harris yang merupakan wakil presiden Biden kala menjabat, turut mendoakan kompatriotnya. Suami Kamala, Doug Emhoff, pun demikian.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: The Guardian, Antara