Presiden China Xi Jinping. (REUTERS/Carlos Garcia Rawlins)
INDOZONE.ID - Baru-baru ini, Presiden China, Xi Jinping, menyerukan untuk memperkuat terhadap kesiapan perang kepada pasukan tentaranya setelah terdengar kabar bahwa Taiwan menggelar latihan tentaranya dalam skala besar.
Xi menyampaikan komentarnya kepada CCTV saat berkunjung ke brigade Pasukan Roket Tentara Pembebasan Rakyat pada hari Kamis (17/10/2024), bahwa militer secara komprehensif diharuskan memperkuat persiapan dan latihan perang, memastikan pasukan memiliki kemampuan tempur yang solid, serta meningkatkan kemampuan pencegahan strategis dan kemampuan tempur.
China yang mengklaim Taiwan sebagai bagian dari wilayahnya, telah meningkatkan demonstrasi kekuatan di sekitar pulau Taiwan dalam beberapa tahun terakhir.
Baca Juga: Donald Trump Sebut Surat Dukungan dari Xi Jinping Sebagai Catatan yang Indah
Hari Senin (14/10/2024), China mengirimkan drone, jet tempur, kapal perang, dan kapal penjaga untuk mengepung Taiwan, yang merupakan putaran keempat dari permainan perang skala besar di sekitar pulau Taiwan dalam waktu lebih dari dua tahun.
Para pemimpin komunis China menegaskan bahwa mereka tidak akan menghilangkan kemungkinan untuk menggunakan militer jika diperlukan, meskipun ada berbagai cara lain untuk mengklaim dan memastikan bahwa Taiwan berada di bawah kendali China.
Menurut laporan CCTV, Xi juga mengatakan bahwa militer China harus menjaga keamanan strategis negara dan kepentingan inti dengan kuat.
Baca Juga: Di Tengah Pemberantasan Korupsi Xi Jinping, Tentara China Diduga Isi Rudal Pakai Air Biar Cuan
Perselisihan antara China dan Taiwan sudah terjadi sejak perang saudara pada tahun 1949, di mana pasukan nasionalis Chiang Kai-shek dikalahkan oleh para pejuang komunis Mao Zedong dan melarikan diri ke pulau yang saat ini dikenal sebagai Taiwan.
Sejak saat itu, China dan Taiwan memiliki pemerintahan secara terpisah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: