Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 02 OKTOBER 2024 • 10:17 WIB

Harga Minyak Dunia Meningkat 3 Persen Setelah Iran Luncurkan Rudal ke Israel

Harga Minyak Dunia Meningkat 3 Persen Setelah Iran Luncurkan Rudal ke IsraelPompa minyak di Lagunillas, Ciudad Ojeda, negara bagian Zulia, Venezuela, March 18, 2015. REUTERS/Isaac Urrutia/File Photo)

INDOZONE.ID - Harga minyak dunia mengalami lonjakan sekitar 3 persen pada hari Selasa (1/10) setelah Iran meluncurkan serangan rudal balistik ke Israel sebagai respons terhadap tindakan Israel terhadap sekutunya, Hisbullah, di Lebanon.

Harga minyak Brent meningkat sebesar $1,86 (Rp 28.315) atau 2,6 persen, menjadi $73,56 per barel (Rp 1,1 Juta).

Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) Amerika Serikat juga naik $1,66 (Rp 25.271) atau 2,4 persen, mencapai $69,83 per barel (Rp 1,063 Juta).

Baca Juga: Gawat! Harga Minyak Dunia Melambung Akibat Impor Rusia Diblokir, Tertinggi Sejak 2008

Sebelumnya, kedua jenis minyak ini sempat meroket lebih dari 5 persen.

Sirene peringatan berbunyi di seluruh Israel, dan suara ledakan terdengar di Yerusalem serta lembah Sungai Yordan, ketika warga Israel bergegas ke tempat perlindungan.

Clay Seigle, seorang analis risiko politik independen, menyatakan dalam sebuah email bahwa Israel "tidak akan ragu untuk memperluas serangan militernya dan langsung menyerang Iran. Aset minyak Iran sangat mungkin akan menjadi target."

Baca Juga: Arab Saudi Akhirnya Setuju Pangkas Produksi, Harga Minyak Dunia Naik 5 Persen

Menurut Seigle, serangan Israel terhadap fasilitas produksi atau ekspor minyak Iran dapat mengakibatkan gangguan yang signifikan, dengan potensi kehilangan lebih dari satu juta barel per hari.

Di Laut Merah, kelompok Houthi yang didukung Iran di Yaman mengklaim bertanggung jawab atas serangan terhadap salah satu dari dua kapal yang rusak di dekat pelabuhan Hodeidah.

Sejak November lalu, Houthi telah menyerang kapal-kapal internasional di sekitar Yaman sebagai bentuk solidaritas dengan Palestina dalam konflik antara Israel dan Hamas di Jalur Gaza.

"Jika situasi semakin memburuk, sekutu Iran, seperti pemberontak Houthi dan milisi paramiliter Irak, mungkin akan melancarkan serangan terhadap produsen minyak di Timur Tengah, khususnya Arab Saudi," ungkap Tamas Varga, seorang analis di PVM, sebuah perusahaan konsultasi yang merupakan bagian dari TP ICAP.

"Ketakutan nyata mengenai dampak pada pasokan minyak kini ada, dan diperkirakan akan terjadi perdagangan yang penuh ketidakpastian hingga situasi menjadi lebih jelas," tambah Varga.

Sebelum kabar mengenai rencana serangan rudal Iran, pasar minyak sempat diperdagangkan mendekati level terendah dalam dua minggu terakhir.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Channelnewsasia.com

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Harga Minyak Dunia Meningkat 3 Persen Setelah Iran Luncurkan Rudal ke Israel

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!