Aktivis lingkungan protes lempar sup ke lukisan Mona Lisa
INDOZONE.ID - Dua aktivis lingkungan di Prancis melakukan aksi protes dengan melemparkan kuah sup ke lukisan Mona Lisa dan menyerukan 'makanan sehat dan berkelanjutan'. Keduanya juga menyinggung soal kondisi pertanian Prancis tengah kesulitan akibat sistem pemerintahan yang buruk.
"Sistem pertanian kita sakit. Petani kami sekarat di tempat kerja," kata mereka.
Dalam video beredar di media sosial X, dua orang ini tampak melewati pagar pembatas setelah melemparkan kuah kuning ke arah lukisan.
"Apa hal yang paling penting?, senia atau hak atas makanan sehat dan berkelanjutan?" teriak salah satu aktivis.
Dalam rekaman itu juga memperlihatkan sejumlah petugas museum langsung sigap menutupi lukisan Mona Lisa dengan kain hitam. Sayangnya, para petugas gagal menghalangi tempat kejadian.
Baca Juga: Aktivis Lingkungan dan HAM di Spanyol Pasang Spanduk Raksasa Stop Perang Gaza
Salah satu aktivis memperlihatkan kaosnya yang bertuliskan slogan kelompok aktivis lingkungan 'Riposte Alimentaire'. Sebelumnya kelompok ini juga pernah melakukan aksi serupa dalam kampanye iklim 'Just Oil Stop'. Mereka menuangkan sup tomat di atas lukisan bunga matahari karya Vincent van Gogh di Galeri Nasional di London.
Beberapa kasus protes yang terjadi di dunia seni pernah sudah terjadi sejak 1956. Lukisan Mona Lisa ini disebut pernah dilempar baru oleh seorang pria dan menyebabkan siku kiri dalam gambar mengalami kerusakan. Hingga akhirnya pada 2005 pihak museum melapisi maha karya van Gough itu dengan kaca anti peluru.
Baca Juga: Aktivis Lingkungan Greta Thunberg Sebut Pemimpin Dunia Hanya Buat Janji Kosong
Unjuk rasa lewat aksi pelemparan makanan sudah menjadi gaya protes khas terhadap para pemimpin dunia untuk menyikapi permasalahan sosial. Perusakan karya seni yang dinilai bisa mencapai triliunan rupiah ini berhasil meraih perhatian publik secara luas.
Namun aksi protes macam ini juga menuai pro kontra sebab perusakan terhadap karya seni bisa membuat publik tidak bersimpati lagi terhadap isu-isu yang disuarakan oleh para aktivis.
Penulis: Gina Nurulfadilah
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: The Guardian