Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 18 DESEMBER 2023 • 11:33 WIB

Gelandangan di Amerika Serikat Makin Banyak, Tahun Ini Bertambah 650.000 Orang Tertinggi Sepanjang Sejarah

Author

Gelandangan di Amerika Serikat Makin Banyak, Tahun Ini Bertambah 650.000 Orang Tertinggi Sepanjang SejarahPotret tunawisma yang tidur di stasiun kereta di New York, Amerika Serikat.

INDOZONE.ID - Lonjakan tingkat gelandangan atau tunawisma di Amerika Serikat mencapai 12 % dalam satu tahun terakhir, mencapai angka tertinggi sepanjang sejarah dengan total 653.104 orang.

Dalam laporan Wall Street Journal, angka tersebut mengalami peningkatan sekitar 70.000 orang dibandingkan tahun sebelumnya, menurut data yang diumumkan oleh Departemen Perumahan dan Pembangunan Perkotaan Amerika Serikat (HUD) pada tanggal 15 (waktu setempat).

Kejadian ini khususnya terjadi di kota-kota dengan arus migran yang tinggi, seperti New York, Denver, dan Chicago.

Menurut prediksi Wall Street Journal, lonjakan ini dapat memicu perdebatan antara kelompok progresif yang mendukung lebih banyak bantuan, dan kelompok konservatif yang menganjurkan kebijakan regulasi ketat serta pemeliharaan keamanan.

Baca Juga: Austria Jadi Negara Paling Bahagia di Eropa, Jerman dengan Ekonomi Terbesar Malah Paling Tidak Bahagia

Masalah Sosial Seirus

Gelandangan di Amerika Serikat Makin Banyak, Tahun Ini Bertambah 650.000 Orang Tertinggi Sepanjang SejarahTunawisma di dalam kereta di New York, Amerika Serikat.

Terutama di Amerika Serikat, masalah tunawisma dan pengangguran telah menjadi isu sosial yang serius, dan dalam Partai Republik yang berlawanan, beberapa anggotanya mengkritik tunawisma karena ketergantungan pada narkoba atau gangguan mental.

Kritik tersebut tidak hanya ditujukan kepada kebijakan yang ada, seperti kebijakan 'housing first' dari pemerintahan Biden, yang memberikan tempat tinggal tanpa mengatasi masalah kesehatan.

Hal ini juga merambah ke opini dari The New York Times. Bahwa, lebih dari seperempat jumlah tunawisma yang dihitung kali ini, berusia di atas 54 tahun.

Pandemi menyebabkan pemerintah menerapkan langkah-langkah antisipasi untuk tunawisma, termasuk bantuan sewa darurat dan larangan penggusuran penyewa. Namun, berakhirnya langkah-langkah khusus tersebut memberikan dampak pada lonjakan tingkat pengangguran.

Baca Juga: Israel Salah Tembak 3 Warga Sendiri, Netanyahu Angkat Bicara

Kenaikan harga sewa yang drastis menciptakan kekurangan perumahan yang terjangkau, turut berkontribusi pada permasalahan ini.

"Pasar sewa sulit akibat tingginya tingkat pengosongan dan berakhirnya program dukungan perumahan era pandemi berkontribusi pada peningkatan tingkat pengangguran," ujar sumber terpercaya yang dikutip dari New York Times, Senin (18/12/2023).

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: New York Times

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Gelandangan di Amerika Serikat Makin Banyak, Tahun Ini Bertambah 650.000 Orang Tertinggi Sepanjang Sejarah

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!