INDOZONE.ID - Sebuah insiden tragis terjadi di ibu kota Korea Selatan, Seoul, ketika bagian dari jembatan layang yang sedang dibongkar tiba-tiba ambruk pada Selasa (26/5/2026).
Peristiwa tersebut menewaskan tiga orang dan melukai tiga lainnya yang saat itu tengah melakukan pemeriksaan keselamatan di lokasi.
Menurut keterangan pihak pemadam kebakaran dan pemerintah kota Seoul, para korban merupakan pejabat senior pekerjaan umum kota serta seorang ahli dari sektor swasta yang ditugaskan untuk mengevaluasi kondisi struktur tersebut.
Baca juga: Kapal Korea Selatan di Selat Hormuz Diduga Dihantam Benda Misterius
Jembatan layang yang berada di pusat kota Seoul itu sebenarnya sedang dalam tahap pembongkaran karena dinilai sudah tidak aman akibat usia bangunan yang sangat tua.
Struktur tersebut diketahui dibangun sejak tahun 1966 dan mengalami berbagai kerusakan yang mengkhawatirkan.
Sebelum kejadian, petugas sempat menemukan tanda-tanda ketidakstabilan pada struktur jembatan pada malam hari. Karena alasan keamanan, proses pembongkaran pun dihentikan sementara pada Selasa pagi untuk dilakukan inspeksi lebih lanjut.
Namun nahas, pada siang harinya bagian jembatan tiba-tiba runtuh ketika tim pemeriksa masih berada di dalam area penyangga struktur.
Baca juga: Korea Selatan Mulai Alami Kenaikan Angka Kelahiran di Tengah Ancaman Krisis Populasi
Rekaman televisi lokal memperlihatkan suasana mencekam di lokasi kejadian. Tim penyelamat dan petugas pemadam kebakaran terlihat melakukan operasi pencarian di antara puing-puing beton dan rangka baja yang berserakan di jalan dekat perlintasan kereta api di pusat Seoul.
Bagian jembatan yang ambruk tampak membentang panjang menutupi jalan di bawahnya. Petugas bekerja cepat untuk mengevakuasi korban serta memastikan tidak ada orang lain yang masih terjebak di reruntuhan.
Pihak pemadam kebakaran menyebut seluruh korban tewas maupun luka merupakan anggota tim inspeksi keselamatan yang sedang bertugas ketika insiden terjadi. Mereka terdiri dari pejabat senior bidang pekerjaan umum dan seorang pakar konstruksi dari pihak swasta.
Hingga kini, otoritas Korea Selatan masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti runtuhnya struktur tersebut, termasuk kemungkinan adanya kegagalan teknis selama proses pembongkaran berlangsung.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Korea JoongAng Daily