Acara makan malam Donald Trump bersama jurnalis di Gedung Putih. (REUTERS/Jonathan Ernst)
INDOZONE.ID - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump kembali mengalami percobaan pembunuhan saat hadir di acara White House Correspondents' Dinner di Washington, Sabtu (25/4/2025) malam waktu setempat.
Menurut laporan, seorang pria membawa senjata menerobos pos pemeriksaan keamanan di luar ballroom yang diduga ingin menyerang Trump. Namun pelaku berhasil dilumpuhkan oleh agen Secret Service setelah terdengar suara tembakan.
Insiden ini langsung menyita perhatian dunia dan memicu berbagai reaksi dari para pemimpin global. Banyak yang menyampaikan keprihatinan sekaligus dukungan kepada Trump dan istrinya yang berhasil dievakuasi dengan selamat.
Baca juga: Ini Wajah dan Identitas Pelaku Penembakan Donald Trump di White House Dinner
Berikut ini sejumlah pernyataan dan ucapan dari para pemimpin dunia terkait insiden tersebut.
Duta Besar Inggris untuk AS, Christian Turner, menyebut sejumlah staf Kedutaan Inggris turut hadir dalam acara tersebut. Ia mengapresiasi respons cepat dan profesional dari Secret Service.
“Kami bersyukur Presiden dan seluruh tamu selamat, serta mendoakan petugas yang terluka,” ujarnya.
Perdana Menteri Keir Starmer mengaku terkejut dengan insiden tersebut dan mengecam keras aksi kekerasan.
“Serangan terhadap institusi demokrasi dan kebebasan pers harus dikutuk tanpa kompromi,” tegasnya.
Perdana Menteri Anthony Albanese memuji langkah cepat aparat keamanan AS. Ia bersyukur Trump dan istri selamat tanpa mengalami luka.
“Saya lega mendengar Presiden, Ibu Negara, dan seluruh tamu dalam kondisi aman,” katanya.
Perdana Menteri Mark Carney juga turut lega bahwa Trump, istri, pejabat lain serta para tamu selamat dari insiden tersebut.
“Kekerasan politik tidak punya tempat dalam demokrasi mana pun,” ujarnya.
Presiden Komisi Eropa, Ursula von der Leyen, mengapresiasi respons cepat aparat dan menegaskan bahwa kekerasan tidak boleh ada dalam politik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Aljazeera