INDOZONE.ID- Seorang penjaga kebun binatang di Safari World Bangkok tewas mengenaskan setelah diserang lima ekor singa. Video mengerikan tersebut sempat beredar di media sosial, sebelum ditangguhkan oleh pihak pengelola.
Sementara publik Thailand karena menyorot masalah keamanan, pagar rusak, hingga izin operasional kebun binatang yang ternyata sudah kedaluwarsa.
Insiden mengerikan itu terjadi pada Rabu (10/9). Dalam video rekaman pengunjung yang viral, terlihat Jian Rangkarassamee (58), keluar dari kendaraannya di zona singa. Saat itulah seekor singa jantan berusia 10 tahun menerkamnya dari belakang. Empat singa lain ikut menyerang hingga Jian tak berdaya.
Polisi menyebut, korban mengalami luka parah, leher patah, serta pembuluh darah di paha putus.
"Organ-organ korban tetap utuh, tidak ada yang dimakan singa," jelas Mayor Jenderal Polisi Wiroon Supasingsiripreecha dikutip Strait Times.
Baca juga: 5 Nelayan Aceh Bebas Setelah Ditahan di Thailand, 13 Lainnya Masih Proses Hukum
Hasil pemeriksaan mengungkap banyak kelalaian. Pagar pengaman rusak, rambu peringatan minim, dan jumlah CCTV terlalu sedikit untuk area sebesar itu.
"Kebun binatang perlu memenuhi standar keselamatan untuk mencegah kejadian seperti itu terulang," kata Chalerm Poommai, Direktur Konservasi Satwa Liar DNP.
Ternyata, izin operasional Safari World ternyata sudah habis sejak Oktober 2024 dan belum diperpanjang.
Meski zona predator ditutup, pihak manajemen tetap membuka area lain bagi pengunjung. Mereka hanya bilang kawasan lain aman, tanpa komentar lebih jauh soal kasus ini.
Safari World sendiri bukan kali pertama jadi sorotan. Kebun binatang terbesar di Thailand itu sering dikritik karena pertunjukan satwanya, mulai dari orangutan yang dipaksa kickboxing sampai gajah bermain hula-hoop.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: The Strait Times