Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 25 JULI 2025 • 10:12 WIB

Apa yang Terjadi di Perbatasan Thailand-Kamboja hingga 14 Korban Tewas?

Apa yang Terjadi di Perbatasan Thailand-Kamboja hingga 14 Korban Tewas?Tentara Thailand menuju perbatasan saat bentirkan dengan Kamboja. ( REUTERS/Athit Perawongmetha)

INDOZONE.ID - Bentrokan bersenjata pecah di sepanjang perbatasan Thailand-Kamboja, melibatkan serangan udara dan tembakan artileri. Setidaknya 13 warga sipil dan 1 tentara Thailand tewas, sementara puluhan lainnya luka-luka.

Pertempuran terjadi sejak Kamis pagi, 24 Juli 2025, di dekat kuil Ta Moan Thom yang terletak di provinsi Oddar Meanchey, wilayah perbatasan barat laut Kamboja.

Seperti dikutip dari Al Jazeera, militer Thailand dan Kamboja saling menyalahkan atas pecahnya konflik. Thailand menuduh Kamboja melakukan penembakan artileri ke wilayah mereka, sementara Kamboja belum merilis informasi korban di pihaknya.

Konflik dipicu oleh sengketa wilayah dan ketegangan diplomatik yang telah lama berlangsung di perbatasan kedua negara.

Baca juga: Bentrok di Perbatasan, Thailand dan Kamboja Saling Serang dengan Jet Tempur dan Roket

Pertempuran menyebar ke sedikitnya enam titik perbatasan. Thailand menutup perbatasan dan mengungsikan lebih dari 40.000 warga dari 80 desa. Serangan juga menyebabkan kerusakan infrastruktur, termasuk dekat rumah sakit. Pemerintah Thailand menyebut serangan Kamboja sebagai kejahatan perang.

Thailand dan Kamboja saling menyalahkan atas bentrokan tersebut. Menurut militer Thailand, insiden dimulai pukul 07.35 ketika pasukan penjaga kuil melihat drone Kamboja dan enam tentara bersenjata mendekati posisi Thailand. 

Sekitar pukul 08.20, pasukan Kamboja menembakkan senjata ke arah timur kuil dan meluncurkan dua roket BM-21 ke wilayah sipil di distrik Kap Choeng, Surin. Sebagai respons, Thailand mengerahkan enam jet tempur F-16 dan mengebom dua target militer Kamboja.

Di sisi lain, Kementerian Pertahanan Kamboja menuduh Thailand yang memulai dengan menerbangkan drone dan melakukan serangan lebih dulu. Kamboja mengklaim hanya membela diri dari pelanggaran wilayah oleh tentara Thailand. 

Baca juga: Jet Tempur F-16 Thailand Serang Kamboja, Konflik Perbatasan Memuncak

Mereka mengecam keras pengeboman oleh jet Thailand yang disebut menjatuhkan dua bom ke sebuah jalan, serta menyebut aksi itu sebagai agresi militer brutal terhadap kedaulatan mereka. 

Perdana Menteri sementara Thailand menyatakan perundingan baru dapat dilakukan jika pertempuran dihentikan. Sementara itu, Perdana Menteri Kamboja Hun Manet meminta sidang darurat Dewan Keamanan PBB, menyebut situasi ini mengancam perdamaian kawasan.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Al Jazeera

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Apa yang Terjadi di Perbatasan Thailand-Kamboja hingga 14 Korban Tewas?

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!