Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 10 NOVEMBER 2025 • 15:17 WIB

Pesawat Militer AS Bergerak ke Mediterania, Potensi Serangan Gabungan ke Iran Meningkat

Pesawat Militer AS Bergerak ke Mediterania, Potensi Serangan Gabungan ke Iran MeningkatIlustrasi Pesawat Tempur. (Foto: REUTERS/Marcel Van Hoorn)

INDOZONE.ID - Pergerakan militer Amerika Serikat di atas wilayah Laut Mediterania memunculkan spekulasi bahwa Washington mungkin akan terlibat langsung dalam serangan militer terhadap Iran

Manuver udara intensif yang melibatkan jet tempur dan pesawat pengisi bahan bakar terlihat meningkat pada Selasa sore, mengisyaratkan persiapan serius menuju aksi militer.

Laporan dari sejumlah pengamat militer dan pantauan real-time di portal penerbangan Flightradar24 menunjukkan pergerakan pesawat udara militer AS yang signifikan. Beberapa pesawat pengisi bahan bakar KC-135 Stratotanker buatan Boeing juga dikabarkan melintasi Mediterania menuju arah timur.

Sumber militer Euronews menyebutkan bahwa pesawat-pesawat ini berasal dari pangkalan udara RAF Mildenhall di Inggris dan Morón de la Frontera di Spanyol, yang sebelumnya telah disebutkan oleh Menteri Pertahanan Pete Hegseth dalam pernyataannya di platform media sosial X.

Pada hari yang sama, beberapa KC-135 juga terlihat terbang di atas wilayah Italia menuju lokasi yang belum diketahui. Beberapa di antaranya menderek jet tempur dari pangkalan RAF Lakenheath di Inggris.

Pesawat tempur F-15E dan F-35 diketahui ikut serta dalam penerbangan tersebut, sementara jet F-16CJ/DJ dari Spangdahlem, Jerman, serta F-16C/D dari Aviano, Italia, juga dilaporkan bergerak ke arah kawasan Timur Tengah.

Langkah cepat ini menandai perubahan mendadak dari pendekatan AS yang sebelumnya menekankan solusi damai terhadap konflik Israel-Iran. 

Presiden Donald Trump menulis dalam unggahan media sosialnya pada Senin malam, "Iran tidak boleh memiliki senjata nuklir," dan menambahkan, “Setiap orang harus segera mengevakuasi Teheran.”

Pernyataan tajam ini dikeluarkan hanya beberapa jam sebelum Trump kembali lebih awal dari KTT G7 di Kanada. Ketika ditanya mengenai insentif, Trump menjawab bahwa hal itu “jauh lebih besar” dan tidak terkait dengan upaya gencatan senjata.

Ia bahkan menyatakan bahwa dirinya “tidak terlalu berminat untuk bernegosiasi sekarang” dan menambahkan bahwa, “kami sedang melihat hal yang lebih baik daripada gencatan senjata.”

Saat dimintai klarifikasi, ia menjelaskan: "Sebuah akhir, sebuah akhir yang nyata. Menyerah sepenuhnya - tidak apa-apa juga."

Pernyataan Trump selaras dengan seruan Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, yang secara terbuka meminta penduduk Teheran untuk segera mengungsi karena kemungkinan akan terjadi serangan besar-besaran terhadap infrastruktur nuklir dan fasilitas yang berkaitan dengan rezim Iran. 

Ia secara spesifik menyebut fasilitas nuklir di bawah tanah Fordo sebagai “masalah yang pasti akan diatasi.”

Sementara itu, Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, juga menambah suasana panas dengan pernyataannya kepada ABC News pada Senin. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Euronews.com

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Pesawat Militer AS Bergerak ke Mediterania, Potensi Serangan Gabungan ke Iran Meningkat

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!