Selasa, 23 SEPTEMBER 2025 • 11:13 WIB

Kebakaran Hanguskan 5 Rumah di Parepare, Kakek dan Cucu Tewas Terjebak

Author

Kebakaran 5 rumah di Parepare (Husnil) 

INDOZONE.ID - Kebakaran hebat menghanguskan lima rumah di Jalan Menara, Kecamatan Soreang, Kota Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Dalam peristiwa kebakaran itu, dua orang tewas yakni Abdul Muin (70) dan Asril Asikin (9).

Peristiwa itu terjadi Selasa (23/9/2025) sekitar pukul 01.58 Wita. Sementara api dapat dipadamkan dan dilakukan pendinginan sekitar pukul 03.00 Wita.

Kondisi terkini, tidak terlalu jauh dari lokasi kebakaran, telah berdiri tenda BPBD Parepare sebagai tempat pengungsian sementara korban.

Camat Soreang, Awaluddin mengatakan diduga api muncul dari salah satu rumah kemudian menyebar ke rumah lainnya.

Baca juga: Prakiraan Cuaca di Aceh hari Ini: Perairan Barat Selatan Cerah Berawan

Awaluddin mengungkapkan kebakaran itu diduga terjadi korsleting listrik air conditioner (AC) di salah satu rumah.

"Total ada lima rumah yang terbakar," kata Awaluddin, saat ditemui di lokasi.

"Penyebab sementara masih diduga arus listrik dari AC," tambahnya.

Ia mengungkapkan korban yang tewas dalam peristiwa itu merupakan kakek dan cucunya yang terjebak di dalam rumah.

Keduanya, kata dia, korban tidak sempat menyelamatkan diri saat kebakaran terjadi.

Baca juga: Sekda Banyuwangi Dilantik di Tempat Pengelohan Sampah, Ini Makna Simbolisnya

"Korban meninggal dunia terjebak dalam rumah. Kemungkinan (korban) ketiduran, warga sudah panik dan tidak sempat membangunkan korban," ungkap Awal.

Kemudian, Awal menambahkan peristiwa ditaksir mengalami kerugian sekitar Rp 400 juta.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Penanggulangan dan Penyelamatan Damkar Parepare, Frans mengatakan proses pemadaman api sekitar satu jam lamanya.

Ia mengungkapkan personel Damkar Parepare sempat kesulitan memadamkan api karena lokasinya di lorong sempit.

Baca juga: Pilkades di Jabar Bakal Pakai Sistem Online, Kang Dedi Siapkan Aturan Baru

"Ada 3 unit Damkar dan 4 unit suplai air kami kerahkan untuk memadamkan api," paparnya, saat dihubungi.

"Kendalanya teman-teman di TKP ada arus listrik, akses masuk ke lokasi juga sempit. Sehingga kurang lebih satu jam api baru bisa kami padamkan," pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU