Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 07 MEI 2025 • 17:38 WIB

Bupati Fawait Akan Terbitkan SE: Study Tour Sekolah Cukup di Jember, Bukan Larangan, Tapi Dorongan Pariwisata Lokal

Bupati Fawait Akan Terbitkan SE: Study Tour Sekolah Cukup di Jember, Bukan Larangan, Tapi Dorongan Pariwisata LokalKonferensi pers Bupati Jember Muhammad Fawait soal himbauan Study Tour sekolah.

INDOZONE.ID – Bupati Jember Muhammad Fawait berencana mengeluarkan surat edaran (SE) terkait kegiatan study tour atau field trip sekolah. Dalam SE tersebut, kegiatan studi lapangan diharapkan dilakukan di wilayah Kabupaten Jember, tanpa perlu ke luar daerah.

Hal ini disampaikan Fawait dalam konferensi pers bertajuk “Pro Gus’e 100 Program dan Progres 100 Hari Kerja Gus Bupati Jember” yang digelar di Aula Kantor Dispendukcapil Jember, Jalan Jawa, Kecamatan Sumbersari, Rabu (7/5/2025) malam.

Menurut Fawait, imbauan ini bertujuan untuk mendorong peningkatan sektor pariwisata lokal sekaligus meringankan beban biaya dari para orang tua.

“Untuk meningkatkan pariwisata di Kabupaten Jember, kami akan keluarkan surat edaran kepada seluruh sekolah yang, atas persetujuan orang tua, masih melakukan kegiatan study tour atau field trip, apa pun namanya agar dilaksanakan di wilayah Kabupaten Jember. Jadi kami tidak menganjurkan ke luar dari Jember,” ujar Fawait.

Ia juga menekankan bahwa kegiatan tersebut tidak boleh membebani pihak orang tua atau wali murid.

“Tentu kegiatan study tour atau field trip ini tidak boleh memberatkan pihak orang tua, wali murid, maupun wali santri. Insya Allah Kabupaten Jember punya tempat-tempat yang sesuai dengan tujuan study tour dan field trip,” tambahnya.

Baca Juga: Unit Labfor Polda Olah TKP Kebakaran Bank Jatim di Jember

Fawait menegaskan bahwa kebijakan ini bersifat imbauan, bukan larangan.

“Tidak ada (maksud) larangan dari apa yang saya sampaikan. Karena saya juga baru menjabat. Ini adalah arahan,” katanya.

Menurutnya, banyak destinasi edukatif di Jember yang bisa menjadi alternatif kegiatan belajar di luar kelas.

“Tidak perlu jauh-jauh, karena Jember saya pikir sudah cukup. Banyak tempat yang bisa dikunjungi, misalnya Pusat Penelitian Kopi dan Kakao, atau mungkin field trip ke Bulog. Supaya siswa bisa melihat bagaimana beras diserap atau bagaimana proses pengelolaan gabah. Ini bisa jadi pembelajaran yang konkret,” jelasnya.

Baca Juga: Warga Patungan Buat Perbaiki Jalan, Padahal Pemkab Jember Ada Anggaran Rp94 Miliar

Fawait juga berharap kegiatan studi lapangan bisa memberikan nilai pendidikan, bukan hanya sekadar jalan-jalan.

“Jangan cuma dilihat sebagai kegiatan berwisata, tapi juga harus ada proses pembelajaran,” tegasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Bupati Fawait Akan Terbitkan SE: Study Tour Sekolah Cukup di Jember, Bukan Larangan, Tapi Dorongan Pariwisata Lokal

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!