INDOZONE.ID - Lebih dari 30 ribu orang mengunjungi makam Paus Fransiskus di Roma pada Minggu (27/4/2025), memenuhi Basilika Santa Maria Maggiore untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Paus yang begitu dicintai dunia.
Keputusan Paus Fransiskus untuk dimakamkan di luar Vatikan menjadi sejarah baru, karena dalam lebih dari satu abad, tak ada paus yang memilih tempat peristirahatan di luar wilayah kepausan.
Santa Maria Maggiore, yang berada di kawasan multikultural Roma, menjadi pilihan beliau.
Baca Juga: 3 Fakta Ribuan Orang Sambut Peti Paus Fransiskus yang Dikeluarkan untuk Pemakaman
Sehari sebelumnya, setelah misa pemakaman di Lapangan Santo Petrus yang dihadiri sekitar 150.000 orang, peti jenazah beliau diarak melewati jantung kota Roma hingga tiba di basilika tersebut.
Setibanya di sana, peti jenazah diletakkan di sebuah makam sederhana berbahan marmer. Hanya nama 'Franciscus' yang terukir di atasnya dalam bahasa Latin, dengan replika salib sederhana yang dulu sering beliau kenakan tergantung di atas nisan. Kesederhanaan ini sangat mencerminkan kepribadian beliau.
Sejak dini hari, antrean panjang ziarah makam Paus Fransiskus sudah terlihat mengular di luar gereja. Pintu basilika baru dibuka pukul 07.00 pagi waktu setempat, dan dalam hitungan menit, gereja Roma dipadati pelayat makam Paus Fransiskus dari berbagai negara.
Baca Juga: 9 Nama Tokoh yang Disebut Jadi Kandidat Kuat Pengganti Paus Fransiskus
Ribuan peziarah bersabar menunggu, bahkan ada yang mengantre lebih dari dua jam hanya untuk mendapatkan kesempatan beberapa menit berdoa di depan makam.
Menurut laporan Vatikan, dalam enam jam saja, ribuan orang ziarah makam Paus Fransiskus di Vatikan, dan jumlah ini terus bertambah sepanjang hari.
Pihak berwenang mengimbau pengunjung untuk segera keluar usai memberikan penghormatan, karena gelombang peziarah masih terus berdatangan.
Sore harinya, ratusan kardinal berkumpul di basilika untuk mengadakan doa bersama. Gereja Santa Maria Maggiore didirikan pada tahun 432, dan menjadi satu-satunya basilika di Roma yang mempertahankan struktur aslinya dari zaman Kristen awal, meskipun mengalami beberapa renovasi di kemudian hari.
Paus Fransiskus, yang wafat pada 21 April di usia 88 tahun, dikenal memiliki hubungan khusus dengan gereja ini. Setiap sebelum dan setelah perjalanan internasional, beliau selalu datang untuk berdoa kepada Maria, Bunda Allah.
Di dekat makamnya, terdapat ikon Bizantium Maria yang sangat dihormati, lengkap dengan vas mawar emas yang ia persembahkan pada tahun 2023.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Channelnewsasia.com