Ilustrasi penganiayaan (FREEPIK/@macrovector)
INDOZONE.ID - Seorang pria berinisial GS, luka-luka usai dihajar massa di Bekasi. Penganiayaan ini diawali saat GS ditegur supaya tidak memacu motornya dengan kencang.
Peristiwa pengeroyokan ini terjadi di kawasan Jalan Puncak Cikunir, Jakasampurna, Bekasi Barat, Kota Bekasi, Senin 12 Agustus 2024 malam WIB.
Ilustrasi penganiayaan. (ANTARA/HO)
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, membenarkan hal tersebut. Ade Ary menyebut aksi penganiayaan ini bermula saat korban sedang keluar rumah untuk membeli air galon.
"Saat itu ada yang memanggil korban agar naik motor jangan kencang-kencang, lalu korban berkata kepada Pak RT kalau korban salah, minta maaf dan mau pindah saja," kata Ade Ary dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Kamis (15/8/2024).
Baca Juga: Heboh Kasus Siswa Tewas di Padang Diduga Dihajar Oknum Polisi, Mabes Polri Minta Tak Beropini
Kemudian, sejumlah orang mendatangi korban. Aksi penganiayaan terjadi hingga membuat korban mengalami luka-luka.
"Saat korban sedang makan tiba-tiba pelaku lebih dari satu orang datang bersama dengan Pak RT dan pelaku tersebut langsung melakukan kekerasan ada yang menggunakan senjata tajam, menggunakan magic com," kata Ade Ary.
"Mengakibatkan bagian kepala luka robek, tangan kanan luka memar, kaki kanan luka memar, bagian leher terasa sakit, lengan kanan terasa sakit dan pinggang juga terasa sakit," sambungnya.
Merasa dirugikan, korban langsung melaporkan kasus ini ke pihak kepolisian. Polisi masih mendalami kasus tersebut.
Baca Juga: Ternyata Bos Rental Tewas Dihajar Massa di Pati Pernah Buat Laporan Mobil Hilang ke Polres Jaktim
"Untuk pengusutan lebih lanjut ditangani Restro Bekasi Kota," pungkasnya.
Writer: Andika Pratama
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan