Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 13 JUNI 2024 • 12:40 WIB

Catatan Kasus Pembunuhan Perempuan di Indonesia 2023, Disebabkan Relasi Perkawinan dan Pacaran yang Tidak Aman

Catatan Kasus Pembunuhan Perempuan di Indonesia 2023, Disebabkan Relasi Perkawinan dan Pacaran yang Tidak AmanIlustrasi jasad.

INDOZONE.ID - Pada tahun 2023, Indonesia menyaksikan lonjakan signifikan dalam kasus pembunuhan terhadap perempuan, dengan laporan yang mencengangkan dari Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan). 

Data menunjukkan bahwa sebanyak 67% dari seluruh kasus pembunuhan perempuan yang dilaporkan, pelaku utamanya adalah suami, mantan suami, pacar, atau mantan pacar korban.

Angka ini mencerminkan realitas suram bahwa relasi perkawinan dan pacaran sering kali menjadi medan yang tidak aman bagi perempuan di Indonesia.

Tingginya Angka Pembunuhan oleh Pasangan

Dari total 162 kasus pembunuhan perempuan pada 2023, sebanyak 109 kasus dilakukan oleh suami, mantan suami, pacar, atau mantan pacar.

Ini mengungkapkan bahwa kekerasan dalam hubungan intim tidak hanya sebatas kekerasan fisik dan emosional, tetapi juga bisa berujung pada hilangnya nyawa.

Kasus-kasus ini sering kali melibatkan situasi yang kompleks, di mana korban telah mengalami kekerasan berkepanjangan sebelum akhirnya terjadi pembunuhan.

Menurut laporan Komnas Perempuan, pembunuhan ini bukan hanya hasil dari konflik rumah tangga sehari-hari, tetapi juga dipicu oleh berbagai faktor seperti kecemburuan, masalah ekonomi, dan perselingkuhan.

Baca Juga: Bikin Merinding! Begini Cara Suami Bunuh hingga Mutilasi Istri di Ciamis

Namun, yang paling memprihatinkan adalah bagaimana norma dan budaya patriarki terus mendukung dominasi pria atas wanita, yang berkontribusi pada tingginya angka kekerasan dan pembunuhan dalam hubungan intim.

Kasus Pembunuhan Online

Selain kasus kekerasan dalam rumah tangga dan hubungan pacaran, Komnas Perempuan juga melaporkan adanya 159 kasus pembunuhan online.

Kasus-kasus ini mencakup berbagai modus operandi, termasuk penipuan yang berujung pada pembunuhan dan pelecehan yang eskalatif.

Pembunuhan online ini menambah dimensi baru dalam permasalahan kekerasan terhadap perempuan, menunjukkan bahwa dunia maya juga menjadi tempat yang tidak aman bagi banyak perempuan.

Pembunuhan Ibu dan Anak

Fenomena lain yang tidak kalah mengerikan adalah pembunuhan ibu dan anak, di mana satu kasus bisa melibatkan lebih dari satu korban.

Komnas Perempuan mencatat beberapa kasus di mana ibu dan anak dibunuh secara bersamaan, sering kali dalam konteks kekerasan domestik yang ekstrem.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Komnasperempuan.go.id

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Catatan Kasus Pembunuhan Perempuan di Indonesia 2023, Disebabkan Relasi Perkawinan dan Pacaran yang Tidak Aman

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!